Akun
guest@beritabali.com

Beritabali ID:


Langganan
logo
Beritabali Premium Aktif

Nikmati akses penuh ke semua artikel dengan Beritabali Premium




Tren Wellness Global Dorong Bali Jadi Destinasi Bernilai Tinggi

Sabtu, 6 Juni 2026, 18:30 WITA Follow
Beritabali.com

bbn/dok Kemenpar/Tren Wellness Global Dorong Bali Jadi Destinasi Bernilai Tinggi.

IKUTI BERITABALI.COM DI GOOGLE NEWS

BERITABALI.COM, DENPASAR.

Tren wisata wellness atau wisata kebugaran terus berkembang pesat di dunia dan membuka peluang ekonomi besar bagi Bali sebagai salah satu destinasi unggulan Indonesia. Potensi tersebut menjadi sorotan dalam penyelenggaraan Bali Wellness and Beauty Expo 2026 yang berlangsung di Bali Beach Convention Center, Sanur.

Wakil Menteri Pariwisata (Wamenpar) Ni Luh Puspa menilai ajang tersebut bukan hanya mempertemukan pelaku industri wellness dan beauty, tetapi juga menunjukkan semakin kuatnya posisi Bali dalam menangkap peluang ekonomi dari sektor wisata berbasis kesehatan, kebugaran, dan kualitas hidup.

“Bali Wellness and Beauty Expo 2026 kembali menjadi momentum penting untuk memperkuat posisi Indonesia sebagai destinasi pariwisata yang berkualitas dan berkelanjutan,” kata Wamenpar Ni Luh Puspa saat membuka Bali Wellness and Beauty Expo 2026 di Bali Beach Convention Center, Sanur, Bali, Jumat (5/6/2026).

Menurutnya, wellness tourism kini menjadi salah satu strategi utama diversifikasi produk pariwisata Indonesia untuk menarik wisatawan berkualitas yang memiliki tingkat pengeluaran lebih tinggi dan masa tinggal lebih lama dibanding wisatawan konvensional.

Perubahan pola perjalanan wisata pascapandemi COVID-19 turut mempercepat pertumbuhan sektor ini. Wisatawan kini tidak hanya mencari hiburan, tetapi juga pengalaman yang mampu meningkatkan kesehatan fisik, mental, emosional, sosial, hingga spiritual.

“Wellness menjadi tren yang berkembang sangat pesat. Sepanjang Januari hingga April 2026, Indonesia menerima 4,68 juta kunjungan wisatawan mancanegara atau tumbuh sekitar 8 persen dibandingkan periode yang sama tahun sebelumnya. Salah satu segmen yang tumbuh paling cepat dan paling resilien adalah wellness,” kata Ni Luh Puspa.

Potensi ekonomi sektor ini juga sangat besar. Berdasarkan data Global Wellness Institute, nilai ekonomi wellness global telah mencapai 6,8 triliun dolar Amerika Serikat dan diproyeksikan meningkat menjadi 9,8 triliun dolar Amerika Serikat pada 2029.

Angka tersebut menunjukkan bahwa industri wellness menjadi salah satu sektor dengan pertumbuhan tercepat dalam industri perjalanan dunia. Dengan kekayaan alam, budaya, tradisi kesehatan, hingga praktik spiritual yang dimiliki, Bali dinilai memiliki modal kuat untuk menjadi pemain utama dalam pasar wellness global.

“Indonesia memiliki seluruh modal dasar yang dibutuhkan untuk menjadi pemain utama dalam tren tersebut. Penyelenggaraan Bali Wellness and Beauty Expo 2026 menjadi bukti nyata bahwa Indonesia semakin serius membangun ekosistem wellness yang terintegrasi,” ujarnya.

Bali Wellness and Beauty Expo 2026 digelar selama tiga hari pada 4–6 Juni 2026 dengan mengusung tema Building Indonesia's Wellness Economy: Towards a Globally Competitive and Sustainable Ecosystem. Pameran ini menghadirkan lebih dari 140 merek wellness dan beauty dari 90 eksibitor nasional maupun internasional, meningkat 35 persen dibandingkan tahun sebelumnya.

“Tentu angka-angka ini bukan sekadar statistik. Ini menunjukkan bahwa industri wellness dan beauty Indonesia terus tumbuh, semakin dipercaya, dan semakin menarik perhatian pasar internasional,” kata Wamenpar.

Selain memperkuat citra Bali sebagai destinasi wellness kelas dunia, kegiatan ini juga memberikan dampak ekonomi langsung melalui sektor Meetings, Incentives, Conventions, and Exhibitions (MICE). Kehadiran peserta dan pelaku industri dari berbagai negara berkontribusi terhadap peningkatan okupansi hotel, transaksi bisnis, investasi, hingga pemberdayaan UMKM lokal.

“Kementerian Pariwisata memandang wellness dan business event sebagai dua sektor strategis yang saling menguatkan dalam mewujudkan pariwisata yang berkualitas dan berkelanjutan. Acara ini menjadi platform yang mempertemukan ide, inovasi, investasi, serta peluang bisnis yang mampu menciptakan nilai tambah bagi masyarakat dan perekonomian nasional,” ujarnya.

Ni Luh Puspa meyakini Bali memiliki peluang besar menjadi pusat wisata wellness Asia bahkan dunia. Melalui pengembangan ekosistem yang terintegrasi, Bali tidak hanya menawarkan keindahan alam dan budaya, tetapi juga pengalaman hidup sehat yang kini semakin dicari wisatawan global.

“Melalui Bali Wellness and Beauty Expo, kita memperkenalkan Indonesia sebagai destinasi yang menawarkan pengalaman hidup sehat dan berkualitas. Ini adalah kekuatan yang dapat menjadi daya saing Indonesia di masa depan,” kata Ni Luh Puspa.

Dalam kesempatan tersebut juga dilakukan peresmian Indonesia Wellness and Beauty Entrepreneur Association (IWBEA) yang diharapkan menjadi wadah kolaborasi untuk mempercepat pertumbuhan industri wellness dan beauty nasional yang inovatif, inklusif, dan berdaya saing global.

“Saya mengucapkan selamat atas terbentuknya IWBEA. Mari terus berkolaborasi dan bergandengan tangan untuk memajukan sektor pariwisata Indonesia demi kesejahteraan masyarakat Indonesia,” ujar Wamenpar.

Beritabali.com

Berlangganan BeritaBali
untuk membaca cerita lengkapnya

Lanjutkan

Editor: Redaksi

Reporter: bbn/rls



Simak berita terkini dan berita pilihan kami langsung di ponselmu. Ikuti saluran Beritabali.com di WhatsApp Channel untuk informasi terbaru seputar Bali.
Ikuti kami