Akun
guest@beritabali.com
Beritabali ID: —
Langganan
Beritabali Premium Aktif
Nikmati akses penuh ke semua artikel dengan Beritabali Premium
- Senin, 26 Oktober 2026
WN Kanada Tewas di Vila Jimbaran, Diduga Tembakkan Diri
BERITABALI.COM, BADUNG.
Seorang warga negara (WN) Kanada berinisial AJK (46) ditemukan meninggal dunia di tempatnya menginap di Villa Kunyit, Komplek El Tulip Springhill, Jimbaran, Kuta Selatan, pada Senin (6/7/2026) sekitar pukul 14.30 Wita.
Peristiwa tersebut kini masih dalam penyelidikan aparat kepolisian. Di lokasi kejadian, petugas melakukan olah tempat kejadian perkara (TKP) dan mengumpulkan sejumlah barang bukti. Sejumlah pejabat kepolisian juga tampak hadir, di antaranya Kalabfor, Direktur Intelkam Polda Bali, Direktur Reskrimum Polda Bali, serta Kapolresta Denpasar Kombes Pol Leonardo D. Simatupang.
Berdasarkan informasi yang dihimpun, korban pertama kali ditemukan oleh rekannya berinisial BJAC (43), warga yang tinggal di kawasan Jalan Goa Gong, Gang Honey Sickle, Jimbaran, Kuta Selatan.
Sejak pagi hari, saksi mengaku tidak dapat menghubungi korban. Padahal sebelumnya mereka telah berjanji untuk bertemu karena saksi akan mengantarkan sepeda motor ke vila tempat korban menginap.
Merasa khawatir, saksi kemudian mendatangi vila tersebut. Sesampainya di lokasi, pintu vila dalam keadaan terkunci. Saksi membuka pintu tralis menggunakan kunci yang dibawanya, kemudian membuka akses masuk ke dalam vila.
Di dalam vila, saksi menemukan korban sudah tidak bernyawa di atas sofa. Di lokasi juga ditemukan sebuah senjata api yang kemudian diamankan sebagai barang bukti. Temuan tersebut selanjutnya dilaporkan kepada pihak kepolisian.
Saksi juga menghubungi ibu korban setelah mengingat pesan yang pernah disampaikan korban agar keluarganya diberi kabar apabila terjadi sesuatu terhadap dirinya.
Selain memeriksa saksi pertama, penyidik juga meminta keterangan petugas keamanan vila, Muhamad Rifqi. Berdasarkan keterangannya, sekitar pukul 13.40 Wita dirinya dihubungi istri korban berinisial ZV yang saat itu berada di Jakarta. Ia meminta petugas keamanan untuk mengecek kondisi korban di Vila 78.
Petugas keamanan kemudian mendatangi vila dan beberapa kali mengetuk pintu depan, namun tidak memperoleh respons. Bersama seorang karyawan bernama Afif, petugas juga melakukan pengecekan melalui bagian belakang vila. Namun pintu belakang juga dalam kondisi terkunci.
"Saat pintu digedor, sama sekali tidak ada respon dari dalam, selanjutnya saksi Rifqi dan Afif kembali ke pos mereka," beber sumber, pada Jumat, 10 Juli 2026.
Sumber tersebut juga menyebutkan bahwa petugas keamanan terakhir melihat korban memasuki area vila pada Minggu (5/7/2026) sekitar pukul 15.00 Wita menggunakan sepeda motor.
Kasatreskrim Polresta Denpasar Kompol Agus Riwayanto Diputra membenarkan adanya peristiwa tersebut. Hingga kini, polisi masih melakukan penyelidikan untuk memastikan seluruh rangkaian kejadian berdasarkan hasil pemeriksaan saksi dan barang bukti.
"Masih diselidiki dengan memeriksa saksi saksi," beber mantan Kapolsek Kuta ini ke awak media, pada Jumat, 10 Juli 2026.
Catatan redaksi:
Hidup memang terkadang membuat individu goyah hingga berpikir untuk jalan pintas mengakhiri hidup. Namun percayalah ada jalan keluar yang lebih baik dari kematian.
Jika Anda atau seseorang yang Anda kenal sedang mengalami masa sulit dan berkecenderungan bunuh diri, silakan menghubungi P3B (Pusat Pelayanan Pencegahan Bunuh Diri) Keluarga Compassion Tel: 082335555644, XL: 081999162555, IND: 08587536536
Editor: Redaksi
Reporter: bbn/spy
Berita Terpopuler
Mess di Panjer Diserang 19 Orang, Empat Pemuda Luka
Dibaca: 5839 Kali
Perempuan 36 Tahun Akhiri Hidup di Kamar Kos Tulikup Gianyar
Dibaca: 4600 Kali
Rem Blong, Dua Pria Tewas Kecelakaan di Sukasada
Dibaca: 2565 Kali
Telkom Resmi Spin-Off Infrastruktur Fiber ke InfraNexia
Dibaca: 2208 Kali
Menkum Dorong WIPO Buat Standar Global Royalti, Karya AI Tak Dilindungi
Dibaca: 2192 Kali
ABOUT BALI
Misteri Lontar Lombok yang Tersimpan di Museum Dukuh Penaban Karangasem
Nyenuk Ngingkup di Tampaksiring Kembali Digelar Setelah 48 Tahun
Guruh Sudah Meramal Overtourism Bali pada Lagu "Chopin Larung" 1975
Ban Truk Meledak, Sopir Tewas di Rest Area Pekutatan