Akun
guest@beritabali.com

Beritabali ID:


Langganan
logo
Beritabali Premium Aktif

Nikmati akses penuh ke semua artikel dengan Beritabali Premium




417 Bonsai Ramaikan Kontes di Ketewel Gianyar

Rabu, 2 September 2026, 14:24 WITA Follow
Beritabali.com

beritabali/ist/417 Bonsai Ramaikan Kontes di Ketewel Gianyar.

IKUTI BERITABALI.COM DI GOOGLE NEWS

BERITABALI.COM, GIANYAR.

Sebanyak 417 pohon bonsai dipamerkan dalam Kontes Bonsai dan Adenium di Wantilan Jaba Pura Payogan Agung, Desa Ketewel, Kecamatan Sukawati, Kabupaten Gianyar, Bali.

Kontes bonsai dan adenium tersebut berlangsung selama empat hari, mulai 29 Agustus hingga Selasa (1/9/2026) sore. Kegiatan ini mendapat antusiasme masyarakat dan para penghobi tanaman hias.

Bupati Gianyar I Made Mahayastra bersama jajaran Pemerintah Kabupaten Gianyar, Forkopimcam Sukawati, tokoh masyarakat dan tokoh budaya turut hadir dalam kegiatan tersebut.

Pengamanan kegiatan melibatkan unsur kepolisian, TNI, aparat desa serta pecalang. Bhabinkamtibmas Desa Ketewel Polsek Sukawati Aiptu I Kadek Sipin Wijaya bersama Babinsa Sertu I Wayan Suparta turut melakukan atensi terhadap jalannya kegiatan.

Personel Polsek Sukawati juga bersinergi dengan Pecalang Desa Adat Ketewel untuk memastikan kegiatan berlangsung aman, tertib dan lancar.

Ratusan bonsai yang dipamerkan kemudian mengikuti proses penjurian. Setelah penilaian selesai, panitia melanjutkan rangkaian kegiatan dengan pengumuman hasil kontes.

Bupati Gianyar I Made Mahayastra mengapresiasi perkembangan kegiatan pameran bonsai di Kabupaten Gianyar. Menurutnya, kegiatan tersebut kini tidak hanya berlangsung di tingkat kabupaten, tetapi telah berkembang hingga tingkat desa.

“Seni merawat dan membentuk bonsai mengandung nilai-nilai positif seperti kesabaran, keseimbangan, ketelitian dan kedisiplinan. Selain memiliki nilai seni dan budaya, perkembangan komunitas bonsai juga dinilai mampu memberikan dampak positif terhadap perekonomian masyarakat,” ujarnya, saat secara resmi membuka pameran dan kontes Bonsai serta Adenium.

Menurut Mahayastra, perkembangan komunitas bonsai tidak hanya berkaitan dengan seni tanaman hias. Aktivitas tersebut juga memiliki nilai budaya sekaligus berpotensi memberikan dampak ekonomi bagi masyarakat.

Dalam kesempatan tersebut, Bupati Gianyar juga menyerahkan uang pembinaan sebesar Rp20 juta kepada panitia.

Usai pembukaan pameran dan kontes, kegiatan dilanjutkan dengan workshop serta seminar bonsai yang diikuti peserta dan para penghobi bonsai.

Beritabali.com

Berlangganan BeritaBali
untuk membaca cerita lengkapnya

Lanjutkan

Editor: Redaksi

Reporter: bbn/gnr



Simak berita terkini dan berita pilihan kami langsung di ponselmu. Ikuti saluran Beritabali.com di WhatsApp Channel untuk informasi terbaru seputar Bali.
Ikuti kami