Akun
guest@beritabali.com
Beritabali ID: —
Langganan
Beritabali Premium Aktif
Nikmati akses penuh ke semua artikel dengan Beritabali Premium
- Minggu, 25 Oktober 2026
Antrean Gilimanuk 1,6 Km, ASDP Kerahkan Dua Kapal
BERITABALI.COM, JEMBRANA.
Antrean kendaraan kembali terjadi di kawasan Pelabuhan Gilimanuk, Kabupaten Jembrana, Minggu (6/9/2026) pagi. Hingga sekitar pukul 08.00 WIB, antrean kendaraan di sisi Gilimanuk tercatat mencapai sekitar 1,6 kilometer.
Ekor antrean kendaraan berada di sekitar Masjid Gilimanuk. Sementara dari sisi Pelabuhan Ketapang, antrean kendaraan bahkan mencapai sekitar 3 kilometer dengan ekor antrean berada di sekitar Terminal Sri Tanjung.
Kondisi tersebut mendorong ASDP Indonesia Ferry (Persero) melakukan sejumlah langkah operasional untuk mempercepat penguraian kepadatan kendaraan di lintasan Ketapang-Gilimanuk. Salah satunya dengan memperkuat kapasitas layanan melalui optimalisasi armada dan pola operasi kapal.
ASDP menggerakkan KMP Jatra I dan KMP Portlink 0 menuju Tanjung Wangi. Kedua kapal tersebut telah diberangkatkan pada Sabtu (5/9/2026) dan dijadwalkan tiba pada Selasa (8/9/2026).
Setelah tiba di Tanjung Wangi, KMP Jatra I akan diperbantukan untuk memperkuat pelayanan pada lintasan Ketapang-Gilimanuk. Sementara KMP Portlink 0 akan melayani lintasan Tanjung Wangi-Lembar dengan Pelabuhan Gili Mas.
General Manager ASDP Cabang Ketapang, Media Syahrianto, mengatakan penambahan armada tersebut merupakan bagian dari strategi optimalisasi jaringan lintasan untuk meningkatkan kapasitas pelayanan penyeberangan.
ASDP bersama regulator KSOP dan BPTD juga terus mengoptimalkan jumlah kapal yang beroperasi setiap hari. Pola operasi bahkan dilakukan hingga delapan trip untuk meningkatkan kapasitas angkut.
“Kami mengapresiasi kesabaran dan pengertian seluruh pengguna jasa yang terdampak kondisi ini. Kami akan terus bekerja di lapangan dan melakukan evaluasi secara berkala agar setiap kapasitas yang tersedia dapat dimanfaatkan secara optimal,” ujar Media.
Penguatan armada dan optimalisasi pola operasi diharapkan dapat secara bertahap mengurai antrean kendaraan yang terjadi di kawasan Ketapang-Gilimanuk.
Tingginya aktivitas penyeberangan juga terlihat dari data selama periode 31 Agustus hingga 5 September 2026. Dari Pelabuhan Ketapang, sebanyak 7.197 penumpang dan 36.218 kendaraan telah diseberangkan.
Sedangkan dari Pelabuhan Gilimanuk, tercatat 4.213 penumpang dan 33.810 kendaraan telah berhasil diseberangkan dalam periode yang sama.
ASDP juga melakukan koordinasi dengan sejumlah pemangku kepentingan untuk mengatur arus kendaraan yang masuk maupun keluar dari kawasan pelabuhan. Langkah tersebut dilakukan agar pergerakan kendaraan tetap tertib dan aman di tengah kepadatan.
Pengguna jasa yang hendak melintas melalui jalur Ketapang-Gilimanuk diimbau merencanakan perjalanan dengan baik. Calon penumpang juga diminta memastikan telah memiliki tiket sebelum tiba di pelabuhan serta mengikuti arahan petugas di lapangan.
Editor: Redaksi
Reporter: bbn/jbr
Berita Terpopuler
Mess di Panjer Diserang 19 Orang, Empat Pemuda Luka
Dibaca: 5645 Kali
Perempuan 36 Tahun Akhiri Hidup di Kamar Kos Tulikup Gianyar
Dibaca: 4583 Kali
Rem Blong, Dua Pria Tewas Kecelakaan di Sukasada
Dibaca: 2516 Kali
Telkom Resmi Spin-Off Infrastruktur Fiber ke InfraNexia
Dibaca: 2182 Kali
Menkum Dorong WIPO Buat Standar Global Royalti, Karya AI Tak Dilindungi
Dibaca: 2178 Kali
ABOUT BALI
Misteri Lontar Lombok yang Tersimpan di Museum Dukuh Penaban Karangasem
Nyenuk Ngingkup di Tampaksiring Kembali Digelar Setelah 48 Tahun
Guruh Sudah Meramal Overtourism Bali pada Lagu "Chopin Larung" 1975
Ban Truk Meledak, Sopir Tewas di Rest Area Pekutatan