Akun
guest@beritabali.com

Beritabali ID:


Langganan
logo
Beritabali Premium Aktif

Nikmati akses penuh ke semua artikel dengan Beritabali Premium




10 Teroris Paling Berbahaya Bagi AS

washington

Kamis, 10 Oktober 2013, 14:31 WITA Follow
Beritabali.com

inilah.com/ilustrasi

IKUTI BERITABALI.COM DI GOOGLE NEWS

BERITABALI.COM, DUNIA.

Beritabali.com, Washington. Amerika Serikat kini tengah kembali gencar memburu orang-orang yang dipercaya merupakan teroris paling berbahaya di dunia. Sejak terjadi penyerangan di mal Westgate di Nairobi, Kenya, 21 September 2013, pasukan elite AS langsung diterjunkan ke Libya dan Somalia.

Mereka memburu para pentolan teroris yang dipercaya terkait dengan Al Qaeda. Siapa saja teroris yang menjadi musuh utama AS saat ini?

CNN belum lama ini menerbitkan sebuah kompilasi mengenai orang-orang yang menjadi buronan paling dicari oleh AS. Berikut 10 orang buronan itu sebagaimana dipublikasikan CNN, Kamis (10/10/2013).


Ayman al-Zawahiri

Sejak Osama bin Laden tewas di tangan Navy SEAL pada 2011, tokoh yang dituakan di Al Qaeda jatuh kepada Ayman al-Zawahiri. Ia melancarkan sejumlah serangan melalui sejumlah organisasi sayap Al Qaeda yang beroperasi di berbagai negara.

Ia memusatkan serangan di negara-negara Semenanjung Arab yang tengah kacau. Al-Zawahiri kini menggunakan taktik serangan yang lebih halus, seperti melakukan penculikan dan penyanderaan. Dalam sebuah pesan audio pada Agustus 2013, ia menyerukan untuk menculik warga dari negara yang ikut menginvasi negara Muslim.


Nasir al Wuhayshi

Meskipun baru berusia 36 tahun, aksi teror yang dilakukan oleh Wuhayshi terbilang cukup banyak. Ia pernah menjadi sekretaris pribadi Osama bin Laden di Afghanistan. Ia sempat kembali ke Yaman dan tertangkap hingga mendekam di penjara.

Namun pada 2006, ia melarikan diri dari penjara dan sukses membangun kembali kekuatannya. Ia pernah menyerang pasukan keamanan turis asing di Yaman, serta berambisi menyerang kedutaan besar AS di Yaman.

Ibrahim al-Asiri

Pria berusia 31 tahun asal Arab Saudi ini, merupakan master perakit bom untuk kelompok Al Qaeda di semenanjung Arab. Ibrahim al-Asiri pernah merakit bom yang bisa disimpan di celana dalam yang nyaris diselundupkan melalui sebuah penerbangan AS di Detroit pada natal 2009.

Ia juga pernah membuat bom yang disamarkan dalam bentuk printer yang dikirimi melalui kapal dari Sanaa, Yaman ke Amerika Serikat. Bom itu juga nyaris tidak terdeteksi oleh polisi Inggris meskipun sudah diperiksa dengan teliti.


Ahmed Abdi Godane

Godane, alias Mukhtar Abu Zubayr, merupakan pemimpin kelompok militan al-Shabab pada 2008. Dialah yang membawa kelompok itu keluar dari Somalia. Awalnya, al-Shabab hanya didirikan untuk membawa syariat Islam ke pemerintahan Somalia.

Namun, pada perkembangannya kelompok ini beroperasi di luar negeri dan mengincar Amerika Serikat serta Eropa. Serangan di mal Westgate, Nairobi, Kenya merupakan salah satunya. Pada 2010, kelompok ini juga melakukan bom bunuh diri di ibukota Uganda, Kampala, menewaskan 70 orang.

Moktar Belmoktar

Belmoktar adalah seorang warga Aljazair. Setahun lalu ia masih dianggap sebagai orang yang tidak berbahaya. Namun, dia kemudian mengumumkan pembentukan sebuah unit elite yang disebut, “Pasukan Sumpah Darah”.

Kelompok ini bertekad akan menjadi tameng hidup dari musuh-musuh yang menyerang negerinya. Tidak lama setelah pembentukan kelompok ini, para pejuangnya melakukan serangan di ladang gas Amenas di selatan Aljazair. Dalam tiga hari penyerangan, sebanyak 40 warga asing tewas.


Abu Muhammad al-Julani

Abu Muhammad al-Julani adalah pemimpin kelompok pemberontak di Suriah yang menyerukan perang sipil di negeri itu. Kelompok al-Julani didirikan pada Januari 2012. Inilah kelompok jihad yang mengklaim memiliki 10 ribu pejuang yang berpengalaman perang di Irak.

Al-Julani diyakini merupakan sayap Al Qaeda di Irak. Pada Mei lalu, AS memasukkan nama al-Julani sebagai kelompok teroris yang beroperasi secara global.


Abu Bakr al-Baghdadi

Abu Bakr al-Baghdadi adalah pemimpin kelompok Negara Islam di Irak dan Suriah (ISIS). Kelompok ini diyakini tidak sepaham dengan kelompok al-Julani. Namun intelijen Amerika Serikat percaya bahwa jika ISIS bergabung dengan Julani, maka itu akan menjadi mimpi buruk di perbatasan Suriah-Irak, sebagaimana dicita-citakan oleh Ayman al-Zawahiri.


Sirajuddin Haqqani

Sirajuddin Haqqani awalnya beroperasi di Timur Tengah, namun kemudian pindah ke Afghanistan dan Pakistan. Sirajuddin Haqqani mengobarkan perang untuk mengusir tentara AS dari Afghanistan. Jaringan Haqqani dipercaya merupakan yang paling berbahaya dan pernah melancarkan serangan besar di Kabul, ibu kota Afghanistan.

AS menyebutkan, kelompoknya berhasil melukai lebih dari 1.000 tentara AS di Afghanistan. “Siraj adalah pembunuh brutal,” ujar Jenderal Jeffrey Schloesser, komandan 101st Airborne Division di Afghanistan Timur pada 2009.


Abubakar Shekau

Selama beberapa tahun terakhir, Abubakar Shekau memimpin kelompok Boko Haram, sebuah kelompok salfis di Nigeria. Kelompok ini mulai beroperasi di luar negeri, salah satunya di Mali.

Kelompok Boko Haram biasa menyerang gereja dan fasilitas Kristen lainnya. Polisi dan warga Muslim moderat juga menjadi sasarannya. Bulan lalu, Boko haram menyerang sebuah asrama pelajar dan membunuh 40 pelajar yang sedang tidur.


Doku Umarov

Doku Umarov memimpin Caucasus Emirate (CE), yakni sebuah kelompok berlokasi di Chechnya yang bertujuan membawa syariat Islam ke negara-negara Rusia selatan.

AS memasukkan nama Umarov dalam daftar teroris global 2010. Kelompok ini menjadikan AS, Rusia, Israel, dan Inggris sebagai musuh besar mereka. AS kini tengah menyelidiki apakah pelaku pengeboman di Boston, Tsarnev bersuadara, mempunyai hubungan dengan Umarov. (bbn/inilah.com)

Beritabali.com

Berlangganan BeritaBali
untuk membaca cerita lengkapnya

Lanjutkan

Reporter: -



Simak berita terkini dan berita pilihan kami langsung di ponselmu. Ikuti saluran Beritabali.com di WhatsApp Channel untuk informasi terbaru seputar Bali.
Ikuti kami