Akun
guest@beritabali.com
Beritabali ID: —
Langganan
Beritabali Premium Aktif
Nikmati akses penuh ke semua artikel dengan Beritabali Premium
- Senin, 2 November 2026
100 Kasus, Rabies di Jembrana Masuk Kejadian Luar Biasa
BERITABALI.COM, JEMBRANA.
Kasus gigitan anjing rabies di Kabupaten Jembrana semakin mengkhawatirkan dimana saat ini sudah menginjak di angka 101 kasus positif.
Penyakit rabies di Jembrana kini pun masuk dalam Kejadian Luar Biasa (KLB) karena berturut-turut kasus meninggal karena gigitan anjing rabies. Setelah warga Desa Pergung, Mendoyo, Jembrana meninggal diduga terinfeksi virus rabies, kini kembali seorang anak juga meninggal usai tergigit anjing diduga terjangkit rabies.
Selama lima bulan terakhir, di tahun 2022 ini sudah tercatat 101 kasus gigitan anjing yang positif rabies di Jembrana.
Bupati Jembrana I Nengah Tamba mengatakan berbagai upaya dilakukan Dinas Pertanian dan Pangan Bidang Kesehatan Hewan dan Viteriner Jembrana untuk mengantisipasi penyebaran rabies ini.
Hal itu dilakukan baik lewat sosialisasi maupun vaksinasi rabies jemput bola ke masyarakat. Terkait kasus meninggal seorang anak setelah digigit anjing rabies, pihaknya menekankan agar masyarakat lebih proaktif melaporkan jika tergigit anjing agar mendapatkan penanganan sesuai prosedur atau SOP.
Jumlah kasus rabies di Jembrana dari bulan Januari hingga Mei 2022 sudah tercatat 100 kasus. Angka tersebut jauh lebih tinggi jika dibandingkan tahun 2021.
Reporter: bbn/jbr
Berita Terpopuler
BNNK Buleleng Temukan 14 Orang Positif Narkotika
Dibaca: 302 Kali
Kronologi Pria Ditemukan Tewas Tergantung Pohon di Legian
Dibaca: 183 Kali
Ojol Rebutan Pelanggan di Pantai Suluban Pecatu, Polisi Turun Tangan
Dibaca: 100 Kali
ABOUT BALI
Misteri Lontar Lombok yang Tersimpan di Museum Dukuh Penaban Karangasem
Nyenuk Ngingkup di Tampaksiring Kembali Digelar Setelah 48 Tahun
Guruh Sudah Meramal Overtourism Bali pada Lagu "Chopin Larung" 1975
Ban Truk Meledak, Sopir Tewas di Rest Area Pekutatan