Akun
guest@beritabali.com
Beritabali ID: —
Langganan
Beritabali Premium Aktif
Nikmati akses penuh ke semua artikel dengan Beritabali Premium
- Rabu, 4 November 2026
2 Turis Asing Tewas Tertimbun Saat Hendak Rafting di Payangan
BERITABALI.COM, GIANYAR.
Kejadian tragis menimpa 2 turis asing yang sedang berwisata rafting. Mereka dikabarkan tertimbun material longsor saat menikmati wisata rafting di wilayah Banjar Begawan, Desa Melinggih Kelod, Kecamatan Payangan, Kamis (25/11).
Informasi dihimpun, ada 4 turis yang tertimbun. Dua diantaranya meninggal dunia, 1 selamat dan 1 masih belum ditemukan. kasus tewasnya para wisatawan ini berawal saat mereka secara berombongan ingin berwisata rafting.
Dimana saat itu, sekitar pukul 12.00 WITA, mereka sudah turun ke sungai dengan menapaki hingga 500 anak tangga. Namun ketika berada di bawah, mereka melihat air sungai relatif besar, sehingga berbahaya untuk bermain rafting. Karena itu, mereka pun berencana naik ke parkiran.
Namun saat berada di tengah perjalanan naik, tiba-tiba tanah di atas mereka longsor. Saat itu, pelancong yang berada di posisi atas yang melihat longsoran tersebut langsung melompat menyelamatkan diri sehingga bisa selamat. Sementara beberapa wisatawan yang berada di belakangnya tidak bisa menyelamatkan diri.
Kapolsek Payangan AKP I Putu Agus Ady Wijaya ketika dikonfirmasi membenarkan peristiwa maut tersebut. "Masih di lokasi evakuasi. Ya betul 2 meninggal dunia, 1 masih tertimbun," ujarnya.
Dua turis yang meninggal dunia ini sudah dievakuasi ke RSUD Payangan. Hanya saja belum berhasil diidentifikasi. "Identitas belum, tunggu ya," ujarnya.
Hal senada juga diungkapkan Kepala Bidang Logistik dan Kegawatdarurat BPBD Kabupaten Gianyar, I Gusti Ngurah Dibya Presasta. "Identitas korban belum, sementara korban yang berhasil dievakuasi di bawa ke RS Payangan," jelasnya.
Sementara TRC BPBD Gianyar masih melakukan upaya pencarian terhadap satu korban yang masih tertimbun. "Masih kita turunkan mesin semprot dan kelengkapannya. Kendala kita, lokasi medan licin tanah tidak stabil. Perlu kehati-hatian personel dalam evakuasi," jelasnya.
Reporter: bbn/gnr
Berita Terpopuler
Luka Batin, Cinta, dan Kebuntuan Hidup
Dibaca: 584 Kali
Kronologi Pria Ditemukan Tewas Tergantung Pohon di Legian
Dibaca: 455 Kali
ABOUT BALI
Misteri Lontar Lombok yang Tersimpan di Museum Dukuh Penaban Karangasem
Nyenuk Ngingkup di Tampaksiring Kembali Digelar Setelah 48 Tahun
Guruh Sudah Meramal Overtourism Bali pada Lagu "Chopin Larung" 1975
Ban Truk Meledak, Sopir Tewas di Rest Area Pekutatan