Akun
guest@beritabali.com
Beritabali ID: —
Langganan
Beritabali Premium Aktif
Nikmati akses penuh ke semua artikel dengan Beritabali Premium
- Minggu, 14 Juni 2026
200 Ribu Turis Domestik Masuk Bali Lewat Gilimanuk, Didominasi Asal Jakarta dan Surabaya
beritabali/ist/200 Ribu Turis Domestik Masuk Bali Lewat Gilimanuk, Didominasi Asal Jakarta dan Surabaya.
BERITABALI.COM, JEMBRANA.
Puncak arus mudik Lebaran 2024 telah terlewati. Namun, ternyata turis domestik yang masuk ke Bali juga terpantau padat.
Diketahui jumlahnya hampir 50 persen dari pemudik yang meninggalkan Bali atau hampir 200 ribu orang. Wisatawan yang mendominasi terpantau dengan kendaraan Plat B dan Plat L atau dari Jakarta dan Surabaya.
Menurut data yang berhasil diperoleh dari ASDP Cabang Ketapang, total orang masuk Bali via Pelabuhan Gilimanuk Jembrana sejak H-10 hingga Lebaran kemarin tercatat ada 200 Ribu lebih.
"Selain pemudik yang meninggalkan Bali, jumlah orang masuk Bali terutama wisatawan juga cukup banyak di momen libur panjang Lebaran ini," kata Pengawas Satuan Pelayanan (Wasatpel) Pelabuhan Kelas I Gilimanuk, I Made Ria Fran Dharma Yudha Kamis (11/04/203/24)
Dia menyebutkan, secara umum berdasarkan pemantauan di lapangan atau di pintu masuk Bali, didominasi wisatawan domestik yakni dari Jakarta dan Surabaya. Sebab, ini sudah menjadi rutinitas setiap momen libur panjang.
"Kalau dari pemantauan lapangan lebih banyak Plat B dan Plat L sih. Jadi dari Jakarta dan Surabaya yang sementara mendominasi," ungkapnya.
Hal senada juga diungkapkan GM PT ASDP Indonesia Ferry Cabang Ketapang, Syamsudin. Rata-rata wisatawan domestik asal Pulau Jawa sudah mulai merangsek ke Bali untuk liburan. Hal ini diakuinya sudah menjadi rutinitas tahunan.
"Kalau dari plat kendaraannya dari Luar Banyuwangi pastinya. Mereka memang sebagai rutinitas datang ke Bali untuk liburan di momen libur panjang ini," kata Syamsudin.
Editor: Redaksi
Reporter: bbn/jbr
Berita Terpopuler
Kasus Penjualan Gading Gajah di Tampaksiring Masuk Tahap Penuntutan
Dibaca: 1000 Kali
ABOUT BALI
Video Langka Calonarang dan Janger Pegok 1937 Ditemukan di Jerman
Tradisi Wadak di Mengani Tetap Lestari, Desa Batasi Satu Godel Setahun
Wali Panguangan, Tradisi Sakral Syukuran Panen di Desa Mengani Bangli