Akun
guest@beritabali.com
Beritabali ID: —
Langganan
Beritabali Premium Aktif
Nikmati akses penuh ke semua artikel dengan Beritabali Premium
- Senin, 18 Mei 2026
210 Lontar di Griya Kelod Cebaang Gianyar Di-Digitalisasi
BERITABALI.COM, GIANYAR.
Griya Kelod Cebaang, Desa Serongga, Kecamatan Gianyar melakukan digitalisasi lontar berusia ratusan tahun. Digitalisasi untuk menyelamatkan warisan turun-temurun yang mulai mengalami kerusakan, disebabkan oleh faktor usia lontar.
Panglingsir Griya Kelod Cebaang Ida Bagus Putu Manuaba, menyatakan keberadaan lontar sudah 7 keturunan. Setiap generasi diyakini menambah koleksi lontar yang ada. Jumlahnya diperkirakan mencapai 210 lontar.
Namun kini kondisinya mulai rusak. “Makanya sekarang ada ide untuk diarsipkan dalam bentuk digital,” ujarnya.
Proses digitalisasi, diawali dengan mengeluarkan dari tempat penyimpanan. Sebelum dilakukan digitalisasi, ratusan lontar direstorasi terlebih dahulu. Proses restorasi ini dilakukan untuk memperjelas kembali tulisan aksara yang terdapat dalam lontar agar dapat dibaca kembali.
Restorasi menggunakan minyak kemiri yang sudah dibakar. Lalu diusapkan di atas lontar hingga tulisan di dalam lontar jelas kembali. Tulisan aksara yang sudah jelas inilah kemudian difoto.
“Ratusan lontar ini dilakukan digitalisasi untuk penyelamatan arsip,” jelas Ida Bagus Putu Manuaba.
Lontar yang dikoleksi di Griya Cebaang sebagian besar memuat tata titi upacara keagamaan Hindu di Bali, tata cara pengambilan keputusan serta berbagai petuah.
Reporter: bbn/gnr
Berita Terpopuler
Remaja di Karangasem Ditemukan Tewas Tergantung di Pohon Jati
Dibaca: 1544 Kali
Isu Duet dengan AWK di Pilgub 2030, Ini Respons De Gadjah
Dibaca: 1162 Kali
Pemerintah Dorong KEK Kura Kura Bali Jadi Pusat Keuangan Global
Dibaca: 1011 Kali
Polisi Bongkar Praktik LC di Bawah Umur di Kafe Gianyar
Dibaca: 890 Kali
ABOUT BALI
Tradisi Wadak di Mengani Tetap Lestari, Desa Batasi Satu Godel Setahun
Wali Panguangan, Tradisi Sakral Syukuran Panen di Desa Mengani Bangli
Perang Tipat Sayan, Tradisi Syukur Petani Jaga Kesuburan Sawah