Akun
guest@beritabali.com
Beritabali ID: —
Langganan
Beritabali Premium Aktif
Nikmati akses penuh ke semua artikel dengan Beritabali Premium
- Kamis, 6 Agustus 2026
210 Lontar di Griya Kelod Cebaang Gianyar Di-Digitalisasi
BERITABALI.COM, GIANYAR.
Griya Kelod Cebaang, Desa Serongga, Kecamatan Gianyar melakukan digitalisasi lontar berusia ratusan tahun. Digitalisasi untuk menyelamatkan warisan turun-temurun yang mulai mengalami kerusakan, disebabkan oleh faktor usia lontar.
Panglingsir Griya Kelod Cebaang Ida Bagus Putu Manuaba, menyatakan keberadaan lontar sudah 7 keturunan. Setiap generasi diyakini menambah koleksi lontar yang ada. Jumlahnya diperkirakan mencapai 210 lontar.
Namun kini kondisinya mulai rusak. “Makanya sekarang ada ide untuk diarsipkan dalam bentuk digital,” ujarnya.
Proses digitalisasi, diawali dengan mengeluarkan dari tempat penyimpanan. Sebelum dilakukan digitalisasi, ratusan lontar direstorasi terlebih dahulu. Proses restorasi ini dilakukan untuk memperjelas kembali tulisan aksara yang terdapat dalam lontar agar dapat dibaca kembali.
Restorasi menggunakan minyak kemiri yang sudah dibakar. Lalu diusapkan di atas lontar hingga tulisan di dalam lontar jelas kembali. Tulisan aksara yang sudah jelas inilah kemudian difoto.
“Ratusan lontar ini dilakukan digitalisasi untuk penyelamatan arsip,” jelas Ida Bagus Putu Manuaba.
Lontar yang dikoleksi di Griya Cebaang sebagian besar memuat tata titi upacara keagamaan Hindu di Bali, tata cara pengambilan keputusan serta berbagai petuah.
Reporter: bbn/gnr
Berita Terpopuler
Suami Tusuk Istri dan Mertua di Penatih
Dibaca: 4020 Kali
Pelajar 14 Tahun Tewas Kecelakaan di Manggis Karangasem
Dibaca: 1385 Kali
Sterilisasi Pelabuhan Gilimanuk Mulai 5 Agustus
Dibaca: 938 Kali
Pengedar Narkoba di Denpasar Ditangkap, 5 Senpi Disita
Dibaca: 864 Kali
Pedagang Sayur Dikeroyok Sekelompok Pemuda di Denpasar
Dibaca: 737 Kali
ABOUT BALI
Riset BRIN Ungkap Alasan Masyarakat Bali Mulai Memilih Krematorium untuk Ngaben
Tradisi Mepatung di Bangli, Penampahan Galungan yang Pererat Persaudaraan
Video Langka Calonarang dan Janger Pegok 1937 Ditemukan di Jerman
Tradisi Wadak di Mengani Tetap Lestari, Desa Batasi Satu Godel Setahun