Akun
guest@beritabali.com
Beritabali ID: —
Langganan
Beritabali Premium Aktif
Nikmati akses penuh ke semua artikel dengan Beritabali Premium
- Jumat, 25 September 2026
3 Pengeroyok Wartawan di Kafe Dibekuk Polisi
BERITABALI.COM, DENPASAR.
Setelah menyelidiki kasus penganiayaan menimpa seorang wartawan berinisial AN, anggota buser Polsek Denpasar Barat berhasil membekuk 3 pelakunya. Masing-masing kakak beradik berninisial BT dan BenT dan pria lain bernama Gen.
"Benar sudah 3 diamankan dan sudah ditahan," ungkap Kapolsek Denpasar Barat, Kompol Dody Monza kepada wartawan, pada Senin 15 November 2021.
Kapolsek Dody mengatakan tiga pelaku sudah ditahan sejak Sabtu 13 November 2021. Dalam hal ini pihaknya masih mengejar pelaku lain. "Pelaku lain masih lidik," ujarnya.
Saat ini korban wartawan AN masih menjalani perawatan karena luka memar di sekujur tubuhnya. Diketahui beberapa hari sebelum kejadian korban dan temannya JM dipanggil oleh Oni, selaku pengelola Cafe Monjali di Jalan Mahendradatta No.107, Padangsambian, Denpasar Barat.
Dikatakannya, Oni secara lisan dan terbuka mengundang AN dan JM menghadiri acara live music yang digelar oleh Gula Lempeng Band.
"Saya diundang untuk meliput acara supaya diberitakan," ungkap AN.
Acara live musik berlangsung pada Kamis 11 November 2021 malam. Sementara acara puncaknya akan digelar dengan mencari momentum pada saat natal dan tahun baru nantinya, di cafe Monjali.
Bahkan pengelola Oni sempat meminta korban AN dan rekannya JM untuk ikut menjadi panitia dalam acara puncak nanti.
Puncak acara juga wajib untuk memberitakan acara itu juga. "Pembicaraan dengan pengelola seperti itu," terangnya.
Akhirnya AN dan JM berangkat ke cafe Monjali dengan tujuan untuk meliput acara live musik tersebut. "Tapi saat saya meliput, saya dianiaya dan dikeroyok oleh dua adik dari sang pengelola cafe, yakni BT dan BenT. Ada juga Gen. Ada juga pelaku lain namun masih diselidiki atau masih dilakukan pengembangan oleh penyidik," kata AN.
Korban AN juga mengatakan dirinya sempat dihubungi oleh pihak terlapor untuk mencabut laporan. "Versi yang disampaikan ke keluarga saya sangat berbeda. Tapi tidak masalah, itu hak mereka. Sampai saatnya, semuanya akan terang benderang siapa yang salah," timpal AN.
AN mengaku jika saat pengeroyokan itu, dirinya tidak bisa melakukan perlawanan apa pun. Karena dia tidak berdaya dikeroyok banyak orang.
"Saya sempat menangkis sambil menunduk, tapi percuma sebab dipukul dan ditendang dari depan, samping kiri, kanan dan belakang," ujar AN mengakhiri.
Reporter: bbn/bgl
Berita Terpopuler
Sopir Truk di Muncan Karangasem Dibakar Hidup-hidup, Diduga Soal Setoran
Dibaca: 8352 Kali
Tiga WNA Australia Ditemukan Tewas di Kontrakan Legian
Dibaca: 5769 Kali
Habib Diciduk di Vila Dalung, 152 Gram Ganja Disita Polisi
Dibaca: 3613 Kali
Bentrok di Mess Buruh Tunas Jaya Sanur di Benoa, Satu Orang Tewas
Dibaca: 2442 Kali
ABOUT BALI
Ban Truk Meledak, Sopir Tewas di Rest Area Pekutatan
Menelusuri Jejak Arsitektur Taman Soekasada Ujung
Turis Australia Ditangkap Bawa 37 Paket Ganja di Denpasar
Kronologi Gudang Rongsokan di Jalan Nakula Denpasar Terbakar