Akun
guest@beritabali.com
Beritabali ID: —
Langganan
Beritabali Premium Aktif
Nikmati akses penuh ke semua artikel dengan Beritabali Premium
- Rabu, 4 November 2026
300 Penari Teruna Jaya Meriahkan Pembukaan BulFest
buleleng
BERITABALI.COM, BULELENG.
Beritabali.com, Denpasar. Ratusan penari dari 148 desa/kelurahan di Buleleng memamerkan gemulai gerak tari Teruna Jaya pada pembukaan Buleleng Festival. Pembukaan berlangsung sangat meriah.
Pementasan Tari Teruna Jaya digelar sepanjang Jalan Ngurah Rai Singaraja, Jumat (23/8/2013). Sebanyak 300 orang penari yang menarikan Tari Teruna Jaya, ciptaan maestro seni asal Buleleng, Gede Manik.
Fokus penonton dan tamu VIP yang semula ada di panggung kehormatan, langsung beralih ke Jalan Ngurah Rai. Satu persatu tamu VIP dan warga masyarakat menyesaki pinggiran jalan Ngurah Rai, sehingga membuat aparat keamanan kewalahan agar tak menggangu jalannya tari kolosal itu.
Ketua Panitia Buleleng Festival, Gede Suyasa mengungkapkan, festival kolosal Tari Teruna Jaya dilakukan untuk mengenalkan kembali identitas kesenian dan budaya Buleleng. Apalagi Tari Teruna Jaya merupakan tarian yang sudah dikenal ke seluruh Bali.
“Awalnya sempat ada kesulitan pemesanan baju, karena persediaannya terbatas. Tapi setelah dicari ke seluruh Bali ternyata ada 300 pakaian dan kami gunakan semuanya. Syukurlah bisa berjalan lancar,” ujar Suyasa.
Sementara itu, Bupati Buleleng Putu Agus Suradnyana mengatakan, Buleleng Festival merupakan ajang seni dan budaya Bali Utara, agar dikenal lagi lebih luas. “Ini akan menjadi agenda wisata yang bisa menarik wisatawan mancanegara dan domestik. Tak hanya itu, warga asal Buleleng yang bekerja di luar Buleleng dan di luar Bali pasti tertarik datang ke Buleleng,” tegas Agus.(bbn/dev)
Reporter: -
Berita Terpopuler
Luka Batin, Cinta, dan Kebuntuan Hidup
Dibaca: 581 Kali
Kronologi Pria Ditemukan Tewas Tergantung Pohon di Legian
Dibaca: 451 Kali
BNNK Buleleng Temukan 14 Orang Positif Narkotika
Dibaca: 443 Kali
ABOUT BALI
Misteri Lontar Lombok yang Tersimpan di Museum Dukuh Penaban Karangasem
Nyenuk Ngingkup di Tampaksiring Kembali Digelar Setelah 48 Tahun
Guruh Sudah Meramal Overtourism Bali pada Lagu "Chopin Larung" 1975
Ban Truk Meledak, Sopir Tewas di Rest Area Pekutatan