Akun
guest@beritabali.com
Beritabali ID: —
Langganan
Beritabali Premium Aktif
Nikmati akses penuh ke semua artikel dengan Beritabali Premium
- Selasa, 3 November 2026
33 KM, 5 Ekor Kerbau Diiringi Ribuan Warga
Beritabali.com, Singaraja
BERITABALI.COM, BULELENG.
Prosesi Tawur Agung Saud Atur Ida Bhatara Panji Sakti mendapat sambutan sangat luar biasa masyarakat Buleleng. Lima ekor kerbau bertanduk emas untuk Tawur Agung Saud Atur (kaul) disambut dan diiringin ribuan warga Buleleng.
Tawur Agung Saud Atur Ida Bhatara Panji Sakti, Sabtu (3/10) merupakan peritiwa niskala yang langka untuk membayar kaul yang pernah diucapkan Raja Buleleng Ki Gusti Anglurah Panji Sakti, berupa persembahan enam ekor kerbau bertanduk emas ketika pulang dari Blambangan, dalam ekspedisi ke III.
Bukan saja warga yang larut dalam prosesi dengan mengiringi lima kerbau bertanduk emas. Dari kalangan keluarga puri, pejabat Pemkab Buleleng dan tokoh masyarakat ikut mengiringi perjalanan lima ekor kerbau bertanduk emas tersebut dari Pamereman Ki Gusti Anglurah Panji Sakti, di Desa Panji, Kecamatan Sukasada, menuju Pura Puncak Bukit Sinunggal, Desa Tajun, Kecamatan Kubutambahan, sejauh 33 Kilometer lebih.
Ini merupakan satu prosesi yang dilaksanakan untuk membayar janji yang pernah diucapkan Raja Buleleng Panji Sakti di tengah laut saat kembali dari Ekspedisi menundukan Blambangan dan masyarakat sangat antusias dengan terlibat secara langsung mengiringi persembahan dari Desa Panji hingga ke Desa Tajun, ini sangat luar biasa, ungkap Ketua Panitia Made Suyasa.
Pelaksanaan Tawur Agung Saud Atur Ida Bhatara Panji Sakti sepanjang perjalanan, juga melibatkan masyarakat dengan melakukan persembahan sesajen dan tetabuhan berupa gong bleganjur.
Di masing-masing Desa Pakraman yang dilintasi juga mendapat sambutan dengan tetabuhan baleganjur dan mengaturkan sesajen, Papar Suyasa yang juga Camat Kubutambahan.
Keunikan dalam peristiwa langka di Buleleng itu juga mendapat perhatian secara khusus sejumlah wisatawan yang melintas saat iring-ringan melawati jalur jalan dari Desa Panji menuju Desa Tajun sejauh 33,3 Kilometer.
Terlebih lagi lima kerbau bertanduk emastersebut berjalan di atas kain putih sepanjang jalan yang dilalui. (sas)
Reporter: bbn/rob
Berita Terpopuler
Luka Batin, Cinta, dan Kebuntuan Hidup
Dibaca: 552 Kali
Kronologi Pria Ditemukan Tewas Tergantung Pohon di Legian
Dibaca: 411 Kali
BNNK Buleleng Temukan 14 Orang Positif Narkotika
Dibaca: 407 Kali
ABOUT BALI
Misteri Lontar Lombok yang Tersimpan di Museum Dukuh Penaban Karangasem
Nyenuk Ngingkup di Tampaksiring Kembali Digelar Setelah 48 Tahun
Guruh Sudah Meramal Overtourism Bali pada Lagu "Chopin Larung" 1975
Ban Truk Meledak, Sopir Tewas di Rest Area Pekutatan