Akun
guest@beritabali.com
Beritabali ID: —
Langganan
Beritabali Premium Aktif
Nikmati akses penuh ke semua artikel dengan Beritabali Premium
- Minggu, 1 November 2026
4 Emak-emak Bersekongkol Curi Uang Tetangga
BERITABALI.COM, NTB.
Empat orang perempuan sudah berstatus emak-emak, diduga mencuri uang sejumlah Rp7,6 juta milik tetangga mereka sendiri.
Pencurian terjadi saat korban pergi ke pasar untuk berjualan pakaian, dan meninggalkan tas di atas tempat tidur yang berisi uang sejumlah Rp10 juta.
Tim Satreskrim Polres Bima Kota berhasil mengamankan empat orang perempuan karena diduga melakukan aksi tindak pidana pencurian di salah satu rumah yang ada di Kota Bima.
Hal itu dibenarkan Kasat Reskrim Polres Bima Kota Iptu M Rayendra. Dijelaskannya tindakan nekat pelaku yang berstatus emak-emak tersebut diduga lantaran adanya kesempatan dan karena desakan ekonomi sehingga keempatnya saat ini harus berurusan dengan pihak berwajib.
"Kami mengamankan empat orang emak-emak ini diduga mencuri uang sejumlah Rp 7,6 juta milik korban atas nama Fadlin yang tidak lain tetangga terduga pelaku,” terang Kasat Reskrim Iptu M Rayendra, Jumat (20/5).
Keempat pelaku yakni FZ (29 tahun), NA (32 tahun) , FT (32 tahun) dan NR (36 tahun) . Empat emak ini diamankan oleh Tim Puma 2 pada Kamis (19/5) dini hari.
Diceritakan Rayendra, kronologis awal kejadian tersebut sesuai keterangan korban. Saat itu korban pergi ke pasar untuk berjualan pakaian dan meninggalkan tas di atas tempat tidur yang berisi uang sejumlah Rp 10 juta.
Sekembalinya dari pasar, korban pulang ke rumahnya. Namun korban melihat tas berserakan di atas lantai beserta uang yang sudah tidak utuh lagi sebagaimana jumlah awal.
“Atas kejadian itu korban melaporkan Kejadian tersebut ke SPKT Polres Bima Kota,” jelas Kasat Reskrim.
Saat ini empat terduga berikut barang bukti uang telah diamankan di Mako Polres Bima Kota untuk ditindaklanjuti sebagaimana hukum yang berlaku.
Reporter: bbn/lom
Berita Terpopuler
ABOUT BALI
Misteri Lontar Lombok yang Tersimpan di Museum Dukuh Penaban Karangasem
Nyenuk Ngingkup di Tampaksiring Kembali Digelar Setelah 48 Tahun
Guruh Sudah Meramal Overtourism Bali pada Lagu "Chopin Larung" 1975
Ban Truk Meledak, Sopir Tewas di Rest Area Pekutatan