Akun
guest@beritabali.com
Beritabali ID: —
Langganan
Beritabali Premium Aktif
Nikmati akses penuh ke semua artikel dengan Beritabali Premium
- Rabu, 29 April 2026
5 Investor Proyek Sampah Jadi Listrik di Bali, Cina Paling Banyak
BERITABALI.COM, NASIONAL.
Proyek Waste-to-Energy (WtE) atau Pengolahan Sampah menjadi Energi Listrik (PSEL) kini memasuki tahapan penting. Proyek nasional ini telah masuk fase tender dengan melibatkan puluhan perusahaan internasional berpengalaman di bidang pengelolaan sampah dan energi.
Pada tahap awal, pengembangan PSEL yang dikelola oleh Danantara Indonesia difokuskan pada empat daerah, yakni Bali, Bogor, Bekasi, dan Yogyakarta. Keempat wilayah tersebut dinilai paling siap secara administratif sekaligus memiliki persoalan volume sampah yang mendesak untuk segera ditangani.
Proses tender saat ini telah menyaring ratusan calon penyedia teknologi. Dari lebih 200 perusahaan yang masuk Daftar Penyedia Teknologi (DPT), sebanyak 24 perusahaan internasional dari Tiongkok, Prancis, Jepang, Singapura, dan Hong Kong dinyatakan lolos seleksi dan berhak mengikuti tender sebagai Badan Usaha Pengembang dan Pengelola PSEL. Pengumuman pemenang tender dijadwalkan pada akhir Februari 2026.
Lead of Waste-to-Energy Danantara Indonesia, Fadli Rahman, menegaskan seluruh peserta tender diwajibkan menggandeng mitra lokal dalam bentuk konsorsium.
"Perusahaan-perusahaan yang menjadi peserta tender WtE kami wajibkan untuk membentuk konsorsium dengan mitra lokal. Adanya konsorsium ini kami harapkan bisa memberikan transfer teknologi dengan perusahaan lokal atau pemda," ujarnya dalam keterangan tertulis, Jumat (13/2/2026).
Ia menambahkan, proyek WtE tidak hanya diposisikan sebagai proyek teknologi semata, tetapi juga bagian dari kebijakan publik lintas sektor yang membutuhkan tata kelola kuat sejak awal.
"Kami juga ingin memastikan terjadinya tata kelola yang kuat sejak hulu, termasuk proses pemilihan Badan Usaha Pelaksana Proyek (BUPP) PSEL yang transparan dan berbasis mitigasi risiko," ujar dia.
Dari 24 perusahaan yang lolos seleksi, sejumlah nama besar di industri WtE global tercatat menjadi peserta tender. Lima di antaranya memiliki rekam jejak panjang dalam pengembangan, investasi, dan pengoperasian fasilitas PSEL di berbagai negara.
Perusahaan pertama adalah Chongqing Sanfeng Environment Group Corp., Ltd., spesialis WtE asal Tiongkok yang telah mengoperasikan lebih dari 250 proyek dengan kapasitas pengolahan mencapai 220 ribu ton sampah per hari. Sanfeng dikenal mengusung model terintegrasi sebagai penyedia teknologi sekaligus investor melalui skema BOT dan PPP.
Selanjutnya, Wangneng Environment Co., Ltd., perusahaan lingkungan asal Zhejiang, Tiongkok, yang mengklaim mampu menghasilkan lebih dari 3 miliar kWh listrik bersih per tahun dari pengolahan limbah. Perusahaan ini memiliki jaringan puluhan anak usaha, termasuk di luar negeri.
Zhejiang Weiming Environment Protection Co Ltd juga tercatat sebagai peserta penting. Perusahaan ini sebelumnya telah menjajaki kerja sama pengelolaan sampah dengan Pemerintah Provinsi Bali dan dikenal aktif dalam investasi serta operasi fasilitas WtE di Tiongkok maupun luar negeri.
Nama lain yang ikut dalam tender adalah SUS Indonesia Holding Limited, perusahaan berbasis Tiongkok yang fokus pada investasi jangka panjang WtE. Di Indonesia, perusahaan ini telah membangun fasilitas WtE di Makassar dengan kapasitas pengolahan 1.300 ton sampah per hari dan menghasilkan listrik 35 MW.
Peserta berikutnya adalah PT Jinjiang Environment Indonesia, bagian dari Zheneng Jinjiang Environment Holding Co., Ltd. Perusahaan ini saat ini mengelola proyek PLTSa di Palembang dengan kapasitas 1.000 ton sampah per hari dan output listrik 20 MW melalui skema Build Own Operate (BOO).
baca juga:
Mengapa Proyek Energi Sampah Pengganti TPA Suwung Jadi Masalah Baru
Masuknya Bali sebagai salah satu lokasi prioritas proyek PSEL menandai langkah strategis pemerintah dalam menuntaskan persoalan sampah sekaligus mendorong pemanfaatan energi bersih berbasis teknologi ramah lingkungan. (sumber: Metrotvnews.com)
Editor: Redaksi
Reporter: bbn/net
Berita Terpopuler
5 Pelaku Pembakaran ABK Benoa Ditangkap, Ini Motifnya
Dibaca: 3805 Kali
Koster Ungkap Rencana Akses Baru ke Besakih dari Klungkung-Bangli
Dibaca: 1747 Kali
ABOUT BALI
Perang Tipat Sayan, Tradisi Syukur Petani Jaga Kesuburan Sawah
Sakralnya Bale Gajah Pura Besakih, Tak Sembarangan Orang Bisa Naik
Menyambut Energi Baru Imlek Lewat Ritual Rupang