Akun
guest@beritabali.com
Beritabali ID: —
Langganan
Beritabali Premium Aktif
Nikmati akses penuh ke semua artikel dengan Beritabali Premium
Trending:
- Jumat, 31 Juli 2026
75% Kasus Perceraian di Karangasem Disebabkan Media Sosial
Jumat, 13 April 2018,
00:10 WITA
Follow
IKUTI BERITABALI.COM DI
GOOGLE NEWS
BERITABALI.COM, KARANGASEM.
Beritabali.com.Karangasem, Direktur Organisasi Bantuan Hukum (OBH) KPPA Karangasem Ni Nyoman Suparni menyebutkan 75% kasus perceraian penyebab utamanya adalah media soaial.
[pilihan-redaksi]
Dikatakan dari kasus yang ditanganinya setahun ini, diketahui penyebab utama hampir 75% perceraian adalah bermula dari aktivitas di media sosial (medsos). Ia mencontohkan dengan adanya medsos orang lebih gampang untuk mengenal satu sama lain yang kemudian menjadi dekat. Tentu saja bagi yang belum berkeluarga itu tidak jadi masalah, namun jika memiliki keluarga tentu akan menyebabkan keretakan dalam rumah tangga.
Dikatakan dari kasus yang ditanganinya setahun ini, diketahui penyebab utama hampir 75% perceraian adalah bermula dari aktivitas di media sosial (medsos). Ia mencontohkan dengan adanya medsos orang lebih gampang untuk mengenal satu sama lain yang kemudian menjadi dekat. Tentu saja bagi yang belum berkeluarga itu tidak jadi masalah, namun jika memiliki keluarga tentu akan menyebabkan keretakan dalam rumah tangga.
“Awalnya perceraian memang ada, namun itu wajar karena sebuah dinamika kehidupan, namun yang terjadi belakangan kasus perceraian justru makin menggila sejak adanya medsos,” kata Suparni.
Untuk tahun lalu saja, kata dia pihaknya menangani 100 kasus perceraian yang semuanya berakhir dengan vonis cerai. Sementara di tahun 2018 ini, terutama Januari hingga April tercatat terdapat 50 kasus, bahkan 45 kasus diantaranya sudah masuk meja pengadilan. Sementara dari 45 kasus hanya satu khasus yang memutuskan untuk kembali rujuk.
Parahnya lagi, kasus perceraian seperti ini tidak hanya menimpa pasangan lama namun pasangan muda juga banyak yang bercerai akibat medsos. Seringkali mereka berdalih dengan alasan memilih berpisah karena perekonomian, padahal masalah utamanya adalah kehadiran orang ketiga. (bbn/igs/rob)
Berita Premium
Reporter: -
Berita Terpopuler
01
02
Pemuda di Kintamani Ditemukan Tewas Tergantung di Kebun
Dibaca: 3925 Kali
03
Anggota DPRD Gianyar Wayan Gede Sudarta Meninggal di Malaysia
Dibaca: 3128 Kali
04
Guru SD di Singaraja Dilaporkan atas Dugaan Pencabulan Siswi
Dibaca: 2117 Kali
05
Klinik Polres Jembrana Raih FKTP Terbaik I di Bidokkes Award 2026
Dibaca: 2066 Kali
ABOUT BALI
Riset BRIN Ungkap Alasan Masyarakat Bali Mulai Memilih Krematorium untuk Ngaben
Sabtu, 18 Juli 2026
Tradisi Mepatung di Bangli, Penampahan Galungan yang Pererat Persaudaraan
Selasa, 16 Juni 2026
Video Langka Calonarang dan Janger Pegok 1937 Ditemukan di Jerman
Senin, 25 Mei 2026
Tradisi Wadak di Mengani Tetap Lestari, Desa Batasi Satu Godel Setahun
Senin, 18 Mei 2026
Wali Panguangan, Tradisi Sakral Syukuran Panen di Desa Mengani Bangli
Selasa, 5 Mei 2026