Akun
guest@beritabali.com
Beritabali ID: —
Langganan
Beritabali Premium Aktif
Nikmati akses penuh ke semua artikel dengan Beritabali Premium
Trending:
- Rabu, 4 November 2026
8 Tenaga Kesehatan Wakili Tabanan dalam Penilaian Tenaga Kesehatan Teladan Provinsi Bali 2017
Senin, 8 Mei 2017,
17:00 WITA
Follow
IKUTI BERITABALI.COM DI
GOOGLE NEWS
BERITABALI.COM, TABANAN.
Beritabali.com, Tabanan. Sebanyak delapan tenaga kesehatan pada tahun ini dipercaya mewakili Kabupaten Tabanan dalam Penilaian Tenaga Kesehatan Teladan Provinsi Bali 2017. Mereka merupakan tenaga kesehatan yang sehari-harinya bertugas di enam Puskesmas yang tersebar di Kecamatan Selemadeg Barat, Selemadeg, Selemadeg Timur, Tabanan, dan Baturiti.
Adapun kedelapan tenaga kesehatan itu antara lain Tenaga Dokter Umum dari Puskesmas Tabanan II, dr I Wayan Panca; Tenaga Dokter Gigi dari Puskesmas Selemadeg Barat, drg I Ketut Martawan, SKG; Tenaga Bidan dari Puskesmas Selemadeg, Ni Made Warmiati, A.Md.Keb; Tenaga Keperawatan dari Puskesmas Baturiti II, Ns. I Wayan Suadnyana, S.Kep.
[pilihan-redaksi]
Kemudian, Tenaga Kesehatan Keliling dari Puskesmas Selemadeg Timur I, Ni Made Mustini, SKM; Tenaga Analis dari Puskesmas Tabanan III, Yayuk Sumariyani, A.Md. AK; Tenaga Farmasi dari Puskesmas Selemadeg, Ni Nyoman Budi Darmakerti,S.Si.Apt; serta Tenaga Gizi dari Puskesmas Tabanan II, Jiwastri B.M. SKM.
Pada Senin (8/5), kedelapan tenaga kesehatan tersebut mendapatkan penilaian langsung dari Tim Penilai Dinas Kesehatan Provinsi Bali. Dalam penilaian tersebut, tim melakukan penilaian terhadap inovasi yang dibuat oleh masing-masing tenaga kesehatan teladan tersebut.
Kedatangan tim penilai yang dipimpin langsung oleh Kepala Bidang Pelayanan Kesehatan Dinas Kesehatan Provinsi Bali dr Ni Made Laksmiwati diterima langsung oleh Wakil Bupati Tabanan I Komang Gede Sanjaya dan Kepala Dinas Kesehatan Kabupaten Tabanan dr Nyoman Suratmika di Ruang Rapat Utama Kantor Bupati Tabanan.
Dalam sambutannya, Wakil Bupati Sanjaya sempat menekankan perihal paradigma sehat. Sebuah paradigma yang mengedepankan usaha promotif dan preventif dengan tidak mengabaikan usaha kuratif dan rehabilitatif.
“Artinya marilah kita ajak masyarakat untuk merubah pola pikir bahwa lebih baik mencegah daripada mengobati,” ujarnya.
Sementara itu, dr Ni Made Laksmiwati menjelaskan bahwa penilaian tim tenaga kesehatan teladan di tingkat Puskesmas diharapkan dapat menjadi satu motivasi untuk meningkatkan minat tenaga kesehatan bekerja di Puskesmas. Sehingga, dapat menjadi pendorong terciptanya tenaga kesehatan yang berkualitas, beretika, dan profesional.
“Serta, memiliki semangat pengabdian yang tinggi, berbudi luhur, serta dapat memegang teguh etika profesi,” jelasnya.
Dia menguraikan secara singkat, penilaian meliputi bidang tenaga dokter, dokter gigi, bidan, perawat, gizi, kesehatan masyarakat, kesehatan keliling, analis, dan farmasi. Proses penilaian sejatinya sudah berlangsung sejak 18 April 2017 lalu dan diawali dengan tes tulis, wawancara, dan pada penilaian lapangan yang untuk Kabupaten Tabanan dilakukan pada Senin kemarin. [rls/wrt]
Berita Tabanan Terbaru
Berita Premium
Reporter: -
Berita Terpopuler
01
02
03
Luka Batin, Cinta, dan Kebuntuan Hidup
Dibaca: 581 Kali
04
Kronologi Pria Ditemukan Tewas Tergantung Pohon di Legian
Dibaca: 451 Kali
05
BNNK Buleleng Temukan 14 Orang Positif Narkotika
Dibaca: 441 Kali
ABOUT BALI
Misteri Lontar Lombok yang Tersimpan di Museum Dukuh Penaban Karangasem
Kamis, 8 Oktober 2026
Nyenuk Ngingkup di Tampaksiring Kembali Digelar Setelah 48 Tahun
Sabtu, 3 Oktober 2026
Guruh Sudah Meramal Overtourism Bali pada Lagu "Chopin Larung" 1975
Sabtu, 26 September 2026
Ban Truk Meledak, Sopir Tewas di Rest Area Pekutatan
Senin, 21 September 2026
Menelusuri Jejak Arsitektur Taman Soekasada Ujung
Senin, 21 September 2026