Akun
guest@beritabali.com
Beritabali ID: —
Langganan
Beritabali Premium Aktif
Nikmati akses penuh ke semua artikel dengan Beritabali Premium
- Selasa, 3 November 2026
Air Tanah Turun Signifikan, Ancaman Serius bagi Bali
BERITABALI.COM, BULELENG.
Indikasi penurunan tingkat air tanah yang signifikan disebut telah terjadi di Bali. Maka itu, diperlukan pencegahan agar indikasi penurunan tingkat air tanah tidak terlalu masif terjadi di Bali.
Direktur Yayasan IDEP, Muhamad Awal mengatakan upaya pencegahan perlu dilakukan salah satunya dengan cara membuat sumur imbuhan.
Baca juga:
Ratusan Warga Daftar Sambungan Murah PAM Tabanan, Ingatkan Soal Aturan Eksplorasi Air Tanah
"Ini ancaman serius bagi Bali," jelasnya di Desa Munduk, Buleleng, Jumat (22/3/2024).
Dirinya mencontohkan, tingkat air tanah di wilayah Bali Selatan hanya tersisa 3 kilometer dengan laut dalam rentang waktu 2018 hingga 2021.
"Ini menandakan penurunan yang signifikan dalam sumber daya air di pulau Bali," cetusnya.
Menurutnya, saat ini kebutuhan air tanah kurang lebih 1/10 dari sumber daya air yang tersedia, maka dibutuhkan sekitar 132 sumur imbuhan dalam memenuhi kebutuhan air bersih di Bali saat ini.
"Ada beberapa titik darurat air bersih di Bali salah satunya di wilayah Sanur, Denpasar Selatan, dan Kuta, Kabupaten Badung," sebutnya.
Melihat hal ini maka, program sumur imbuhan di Desa Munduk diluncurkan Yayasan IDEP dan mitra lainya diharapkan mampu memberi kontribusi dalam upaya mengatasi krisis air di beberapa wilayah di Bali.
"Ya, diharapkan dapat menjadi langkah awal dalam menjaga keberlanjutan lingkungan dan sumber daya alam untuk generasi mendatang di Bali khususnya," pungkasnya.
Editor: Redaksi
Reporter: bbn/aga
Berita Terpopuler
Luka Batin, Cinta, dan Kebuntuan Hidup
Dibaca: 556 Kali
BNNK Buleleng Temukan 14 Orang Positif Narkotika
Dibaca: 416 Kali
Kronologi Pria Ditemukan Tewas Tergantung Pohon di Legian
Dibaca: 415 Kali
ABOUT BALI
Misteri Lontar Lombok yang Tersimpan di Museum Dukuh Penaban Karangasem
Nyenuk Ngingkup di Tampaksiring Kembali Digelar Setelah 48 Tahun
Guruh Sudah Meramal Overtourism Bali pada Lagu "Chopin Larung" 1975
Ban Truk Meledak, Sopir Tewas di Rest Area Pekutatan