Akun
guest@beritabali.com
Beritabali ID: —
Langganan
Beritabali Premium Aktif
Nikmati akses penuh ke semua artikel dengan Beritabali Premium
- Senin, 2 November 2026
Aksi Raba Paha di Jembrana Marak, Polisi Patroli Saat Jam Rawan
BERITABALI.COM, JEMBRANA.
Maraknya aksi pelecehan seksual di Jembrana beberapa hari terakhir, membuat warga perempuan yang sedang berkendara menjadi khawatir.
Setelah aksi raba paha yang terjadi di Jalan kawasan Desa Perancak, kini aksi paha menyasar perempuan kembali terjadi di Desa Penyaringan, Kecamatan Mendoyo Jembrana pada Kamis (26/5/20222) lalu.
Aksi tersebut membuat ketakutan dan trauma khususnya para perempuan yang pulang kerja pada malam hari.
Terkait maraknya aksi kejahatan di jalanan seperti pelecehan seksual di jalan pada pengendara motor perempuan, menjadi perhatian khusus aparat kepolisian.
Kapolres Jembrana AKBP I Dewa Gde Juliana mengatakan terkait dengan kejahatan jalanan, sejak awal pihaknya sudah menyampaikan untuk terus menggalakkan patroli, terutama saat malam pada jam rawan.
"Untuk mengantisipasi terjadi di wilayah Jembrana melakukan patroli yang terus kita galakkan," kata Kapolres Jembrana Sabtu (28/05/2022).
Selain itu pihaknya bersinergi dengan masyarakat seperti pecalang dan desa adat untuk ikut melaksanakan patroli RAHAYU (dengan menyalakan lampu berwarna biru) pada mobil-mobil patroli.
Kapolres mengimbau masyarakat untuk menginformasikan kepada aparat keamanan jika ada kejadian kejahatan yang dialami. Karena menurut Kapolres, informasi tersebut penting untuk memetakan tempat-tempat yang rawan dan harus diantisipasi. Sehingga bisa diawasi untuk mencegah kejadian yang lebih fatal.
Reporter: bbn/jbr
Berita Terpopuler
BNNK Buleleng Temukan 14 Orang Positif Narkotika
Dibaca: 292 Kali
Kronologi Pria Ditemukan Tewas Tergantung Pohon di Legian
Dibaca: 173 Kali
ABOUT BALI
Misteri Lontar Lombok yang Tersimpan di Museum Dukuh Penaban Karangasem
Nyenuk Ngingkup di Tampaksiring Kembali Digelar Setelah 48 Tahun
Guruh Sudah Meramal Overtourism Bali pada Lagu "Chopin Larung" 1975
Ban Truk Meledak, Sopir Tewas di Rest Area Pekutatan