Akun
guest@beritabali.com
Beritabali ID: —
Langganan
Beritabali Premium Aktif
Nikmati akses penuh ke semua artikel dengan Beritabali Premium
- Senin, 2 November 2026
Ancam Bahasa Bali, Mahasiswa Demo Tolak Kurikulum 2013
BERITABALI.COM, TABANAN.
Ratusan mahasiswa dari berbagai universitas di Bali menggelar aksi unjuk rasa di Gedung DPRD Bali. Demo dimaksudkan untuk menolak kurikulum 2013, dimana salah satunya berisi pengintegrasian muatan lokal dengan seni budaya.
Ratusan mahasiswa yang menamakan diri Aliansi Peduli Bahasa Daerah se-Bali itu memenuhi taman DPRD Bali sejak pukul 10.00 WITA. Mereka meneriaki yel-yel penolakan sembari membentengkan sejumlah spanduk.
Dengan membawa spanduk bertuliskan "jangan jadikan kami korban kurikulum", "hidup di Bali mati di Bali" dan lainnya, ratusan mahasiswa yang didampingi dosen mereka itu diajak berdialog dengan anggota DPRD Bali. Korlap aksi, I Nyoman Suka Ardiyasa menjelaskan, penggabungan bahasa daerah ke dalam seni budaya berdampak pada kepunahan bahasa Bali.
"Dengan adanya penggabungan tersebut, kepunahan bahasa Bali semakin dekat, karena terjadi pengaburan bahasa Bali, jam mata pelajaran bahasa Bali berkurang. dan ini bisa mengancam keberadaan budaya Bali" ujarnya, Kamis (17/1/2013).
"Dari kecil saya mengunakan bahasa Bali. Kalau sampai dihapus, artinya mengganti identitas orang Bali. Kita tidak mau bahasa Bali diganti bahasa lain," imbuhnya. Ketua Komisi IV DPRD Bali, Nyoman Parta, yang hadir pada demo ini sepakat dan berjanji akan memperjuangkan aspirasi mereka.
Reporter: bbn/psk
Berita Terpopuler
BNNK Buleleng Temukan 14 Orang Positif Narkotika
Dibaca: 337 Kali
Kronologi Pria Ditemukan Tewas Tergantung Pohon di Legian
Dibaca: 241 Kali
Ojol Rebutan Pelanggan di Pantai Suluban Pecatu, Polisi Turun Tangan
Dibaca: 132 Kali
ABOUT BALI
Misteri Lontar Lombok yang Tersimpan di Museum Dukuh Penaban Karangasem
Nyenuk Ngingkup di Tampaksiring Kembali Digelar Setelah 48 Tahun
Guruh Sudah Meramal Overtourism Bali pada Lagu "Chopin Larung" 1975
Ban Truk Meledak, Sopir Tewas di Rest Area Pekutatan