Akun
guest@beritabali.com
Beritabali ID: —
Langganan
Beritabali Premium Aktif
Nikmati akses penuh ke semua artikel dengan Beritabali Premium
- Senin, 2 November 2026
Anggota TNI di Singaraja Tembak Kepala Sendiri, Diduga Bunuh Diri
BERITABALI.COM, BULELENG.
Aksi nekat dilakukan seorang anggota TNI Angkatan Darat di Buleleng yang melakukan aksi nekat bunuh diri dengan sepucuk pistol hingga peluru menembus kepalanya.
Peristiwa tersebut terjadi pada Rabu (26/2/2025) di bengkel senjata Benglap, Denpal Singaraja, Paldam IX/Udayana. Anggota TNI tersebut yakni Serka INS (48), anggota Denpal IX/3 Singaraja Kodam IX/Udayana.
Peristiwa yang cukup menggegerkan itu berawal dari adanya kegiatan internal di Area Servis Denpal sekitar pukul 08.30 Wita. Setelah itu, seluruh anggota yang terlibat dalam kegiatan tersebut beristirahat pada pukul 11.45 Wita. Tak lama kemudian terdengar letusan senjata api dari arah tempat INS beristirahat.
Dikonfirmasi peristiwa itu, Kepala Penerangan Kodam (Kapendam) IX/Udayana, Kolonel Inf Agung Udayana membenarkan kasus dugaan bunuh diri anggota TNI tersebut. Peristiwa itu terjadi pada Rabu (26/2/2025) pukul 11.55 WITA.
Serka INS diduga mengakhiri hidupnya dengan menembakkan pistol ke kepalanya. "Dugaan sementara benar (menembakkan diri)," ujarnya.
Disebutkan, selaku anggota prajurit aktif, keseharian mendiang INS tergolong prajurit baik dan berdisiplin.
"Dalam keseharian informasi dari rekan-rekannya maupun komandan satuan, yang bersangkutan adalah prajurit yang baik dan disiplin," kata Kolonel Inf Agung Udayana dalam keterangannya Kamis (27/2/2025).
Untuk memastikan penyebab kematian INS, menurut Agung Udayana, saat ini telah dibentuk tim investigasi gabungan untuk mendalami kasus tersebut.
"Sementara telah dibentuk tim investigasi gabungan internal Kodam untuk mendalami peristiwa tersebut," ujar Kolonel Inf Agung Udayana.
Nantinya, selama dalam proses investigasi, jika ada temuan dan perkembangan terkait penyelidikan, akan diinformasikan lebih lanjut.
"Apabila ada temuan-temuan maupun perkembangan lebih lanjut dari tim investigasi, akan kita informasikan secara transparan. Harap semua bersabar agar tim dapat bekerja dengan akurat. Mohon dalam pemberitaan tidak mengunggah foto-foto tidak wajar, kurang baik, atau mengandung unsur kekerasan," tandasnya.
Tim investigasi yang dibentuk masih mengumpulkan data-data untuk memastikan pemicu maupun penyebab aksi bunuh diri yang dilakukan korban dengan mengumpulkan sejumlah keterangan keluarga maupun kerabat serta rekan sejawat korban.
Catatan redaksi:
Hidup memang terkadang membuat individu goyah hingga berpikir untuk jalan pintas mengakhiri hidup. Namun percayalah ada jalan keluar yang lebih baik dari kematian.
Jika Anda atau seseorang yang Anda kenal sedang mengalami masa sulit dan berkecenderungan bunuh diri, silakan menghubungi P3B (Pusat Pelayanan Pencegahan Bunuh Diri) Keluarga Compassion Tel: 082335555644, XL: 081999162555, IND: 08587536536
Editor: Redaksi
Reporter: bbn/bul
Berita Terpopuler
BNNK Buleleng Temukan 14 Orang Positif Narkotika
Dibaca: 302 Kali
Kronologi Pria Ditemukan Tewas Tergantung Pohon di Legian
Dibaca: 183 Kali
Ojol Rebutan Pelanggan di Pantai Suluban Pecatu, Polisi Turun Tangan
Dibaca: 100 Kali
ABOUT BALI
Misteri Lontar Lombok yang Tersimpan di Museum Dukuh Penaban Karangasem
Nyenuk Ngingkup di Tampaksiring Kembali Digelar Setelah 48 Tahun
Guruh Sudah Meramal Overtourism Bali pada Lagu "Chopin Larung" 1975
Ban Truk Meledak, Sopir Tewas di Rest Area Pekutatan