Akun
guest@beritabali.com
Beritabali ID: —
Langganan
Beritabali Premium Aktif
Nikmati akses penuh ke semua artikel dengan Beritabali Premium
- Senin, 2 November 2026
Anjing Penggigit Warga Petulu Positif Rabies
BERITABALI.COM, GIANYAR.
Hasil Uji Laboratorium di Balai Veteriner Denpasar menunjukkan bahwa anjing yang menggigit 5 orang warga di Petulu Gianyar positif rabies. Anjing yang positif rabies tersebut juga dipastikan merupakan anjing liar dan belum mendapatkan vaksin.
Kepala Dinas Peternakan dan Kesehatan Hewan Provinsi Bali Putu Sumantra ketika di hubungi melalui telephon (17/7/2013) mengatakan keberadaan anjing liar selama ini menjadi salah satu kendala dalam upaya pengendalian rabies di Bali.
Anjing liar tersebut umumnya tinggal di hutan, di semak-semak dan tebing. Saat lapar mereka akan turun ke perkampungan atau kota untuk segera mencari makan.
“virus rabies ini masa inkubasinya lama, mungkin anjing ini dulunya itu pernah tergigit oleh anjing rabies, anjing ini anjing yang bersembunyi di hutan-hutan di tebing-tebing, selama ini dia diam disana dengan membawa virus rabies, sekitar enam bulan atau satu tahun, mungkin yang diam disana itu punya anak dan tergigit, karena ibunya rabies maka anaknya juga rabies” papar Putu Sumantra.
Sumantra menyebutkan hingga Juli 2013 ini di Bali baru ditemukan 2 kasus positif rabies. Semuanya berasal dari anjing liar. Sebelumnya pada Selasa kemarin 5 warga asal Dusun Kutuh Kelod, Desa Petulu, Kecamatan Ubud, Kabupaten Gianyar digigit anjing.
Dua dari 5 warga yang digigit tersebut mengalami luka serius hingga harus dilarikan ke rumah sakit sedangkan yang lainnya hanya dirawat di rumah masing-masing. (mlt)
Reporter: bbn/sin
Berita Terpopuler
BNNK Buleleng Temukan 14 Orang Positif Narkotika
Dibaca: 337 Kali
Kronologi Pria Ditemukan Tewas Tergantung Pohon di Legian
Dibaca: 242 Kali
Ojol Rebutan Pelanggan di Pantai Suluban Pecatu, Polisi Turun Tangan
Dibaca: 132 Kali
ABOUT BALI
Misteri Lontar Lombok yang Tersimpan di Museum Dukuh Penaban Karangasem
Nyenuk Ngingkup di Tampaksiring Kembali Digelar Setelah 48 Tahun
Guruh Sudah Meramal Overtourism Bali pada Lagu "Chopin Larung" 1975
Ban Truk Meledak, Sopir Tewas di Rest Area Pekutatan