Akun
guest@beritabali.com
Beritabali ID: —
Langganan
Beritabali Premium Aktif
Nikmati akses penuh ke semua artikel dengan Beritabali Premium
Apakah Penderita Gagal Ginjal Boleh Makan Kurma Saat Buka Puasa?
BERITABALI.COM, NASIONAL.
Kurma disebut sebagai buah yang mengandung tinggi oksalat dan kalium, dua zat berbahaya untuk penderita gagal ginjal. Lantas, apakah penderita gagal ginjal boleh makan kurma saat berpuasa">buka puasa?
Kurma jadi salah satu makanan berbuka yang kerap dikonsumsi umat muslim untuk membatalkan puasa. Bahkan, makan kurma saat puasa juga disebut sebagai salah satu sunah Nabi Muhammad SAW yang tentu bisa mendulang banyak pahala jika dikerjakan.
Tapi, apakah buah ini aman dikonsumsi pasien penderita gagal ginjal?
Dokter spesialis gizi klinik Marya Haryono di Siloam Kebon Jeruk, Jakarta mengatakan kurma sama seperti pisang, merupakan buah yang tidak hanya tinggi oksalat tapi juga tinggi kalium.
Kalium diyakini sebagai salah satu zat yang sulit diproses ginjal yang sudah rusak.
"Kurma ini adalah buah kering yang kandungan kaliumnya cukup tinggi ya, makanya harus hati-hati. Jadi bukan cuma pisang atau alpukat yang bahaya untuk pasien gagal ginjal, kurma juga sama," kata Marya dalam acara Ginjal Sehat untuk Semua yang digelar Kalbe Farma di Hotel Cordela, Jakarta Pusat, Kamis (14/3).
Meski begitu, bukan berarti pasien gagal ginjal tidak boleh mengonsumsi kurma. Kata Marya, konsumsi kurma boleh saja asal sesuai dengan anjuran dokter.
Apalagi jika pasien tersebut merupakan pasien gagal ginjal stadium 1-3, biasanya makanan tinggi kalium bukanlah makanan yang dibatasi untuk dikonsumsi.
"Yang perlu membatasi makan kurma itu ya pasien yang sudah masuk stadium 4-5, itu benar-benar harus sesuai pemantauan dokter," katanya.
Kesimpulannya kata Marya, pasien gagal ginjal masih boleh mengonsumsi kurma, terutama saat berpuasa">buka puasa. Tapi konsumsi kurmanya harus dibatasi, tidak boleh setiap hari atau terlalu banyak.
"Pokoknya kalau mau makan harus konsultasi dulu, jadi bukan dilarang hanya dibatasi dan harus sesuai dengan anjuran dokter," katanya.(sumber: cnnindonesia.com)
Editor: Redaksi
Reporter: bbn/net
Berita Terpopuler
Remaja di Karangasem Ditemukan Tewas Tergantung di Pohon Jati
Dibaca: 1472 Kali
Isu Duet dengan AWK di Pilgub 2030, Ini Respons De Gadjah
Dibaca: 1111 Kali
Pemerintah Dorong KEK Kura Kura Bali Jadi Pusat Keuangan Global
Dibaca: 955 Kali
Polisi Bongkar Praktik LC di Bawah Umur di Kafe Gianyar
Dibaca: 849 Kali
ABOUT BALI
Wali Panguangan, Tradisi Sakral Syukuran Panen di Desa Mengani Bangli
Perang Tipat Sayan, Tradisi Syukur Petani Jaga Kesuburan Sawah
Sakralnya Bale Gajah Pura Besakih, Tak Sembarangan Orang Bisa Naik