Akun
guest@beritabali.com
Beritabali ID: —
Langganan
Beritabali Premium Aktif
Nikmati akses penuh ke semua artikel dengan Beritabali Premium
- Kamis, 21 Mei 2026
Atap Gimnasium Sekolah di Cina Ambruk, 11 Orang Tewas
BERITABALI.COM, DUNIA.
Sebelas orang tewas dan satu orang terjebak usai atap gimnasium sebuah sekolah di Cina runtuh pada Minggu (23/7) kemarin.
Gimnasium di Sekolah Menengah No. 34 di Qiqihar, Provinsi Heilongjiang, ambruk sekitar pukul 15.00 waktu setempat. Dilansir AFP, pada Senin (24/7) pagi tadi sekitar pukul 05.30, sebanyak 14 korban telah ditarik keluar dari reruntuhan.
Menurut laporan media lokal, 19 orang berada dalam gimnasium saat insiden itu terjadi. Empat orang lolos, sementara empat lainnya berhasil diselamatkan dari dalam reruntuhan
"Operasi pencarian dan penyelamatan yang melibatkan 160 petugas pemadam kebakaran dan 39 truk pemadam kebakaran telah diluncurkan," demikian laporan media lokal Cina.
Kantor berita Xinhua menyebut ambruknya atap kemungkinan disebabkan penempatan perlit atau suatu bentuk kaca vulkanik, oleh para pekerja konstruksi di atap gedung.
Hujan deras kemudian membuat perlit mengembang, hingga menyebabkan atap runtuh.
"Mereka yang bertanggung jawab di perusahaan konstruksi telah ditahan polisi," tulis Xinhua.
Kecelakaan industri kerap terjadi di Cina, karena standar keselamatan yang lemah. Salah satu kecelakaan terburuk terjadi pada 2015 di Tianjin, di mana ledakan dahsyat sebuah gudang bahan kimia menewaskan 165 orang.(sumber: cnnindonesia.com)
Editor: Redaksi
Reporter: bbn/net
Berita Terpopuler
Pengendara Scoopy Tewas Terlindas Mobil di Mengwi Badung
Dibaca: 1915 Kali
Remaja di Karangasem Ditemukan Tewas Tergantung di Pohon Jati
Dibaca: 1741 Kali
Isu Duet dengan AWK di Pilgub 2030, Ini Respons De Gadjah
Dibaca: 1295 Kali
Pemerintah Dorong KEK Kura Kura Bali Jadi Pusat Keuangan Global
Dibaca: 1164 Kali
ABOUT BALI
Tradisi Wadak di Mengani Tetap Lestari, Desa Batasi Satu Godel Setahun
Wali Panguangan, Tradisi Sakral Syukuran Panen di Desa Mengani Bangli
Perang Tipat Sayan, Tradisi Syukur Petani Jaga Kesuburan Sawah