Akun
guest@beritabali.com
Beritabali ID: —
Langganan
Beritabali Premium Aktif
Nikmati akses penuh ke semua artikel dengan Beritabali Premium
Aturan Minum Air Saat Puasa, Jangan Sampai Dehidrasi
BERITABALI.COM, NASIONAL.
Puasa berisiko membuat tubuh kekurangan asupan cairan. Betapa tidak, umat Muslim yang berpuasa wajib menahan diri dari rasa lapar dan haus selama hampir 14 jam.
Lantas, bagaimana cara memenuhi kebutuhan cairan selama berpuasa?
Saat berpuasa, kesempatan untuk minum hanya bisa didapat saat sahur dan setelah berbuka puasa. Di malam hari, tubuh harus kembali beristirahat.
Padahal, kekurangan cairan sendiri akan membuat tubuh terasa lemas, sulit berkonsentrasi, hingga dehidrasi.
Untuk itu, seseorang sebenarnya disarankan untuk tetap mendapatkan asupan 2 liter cairan atau 8 gelas air setiap harinya. Jumlah ini dibutuhkan untuk mencegah dehidrasi.
Namun, minum air putih langsung dalam jumlah banyak juga tak disarankan. Dokter spesialis gizi Diana Sunardi mengatakan, cara ini hanya akan memicu kembung dan perut tak nyaman.
Oleh karena itu, minum air putih saat berpuasa harus memperhatikan waktu-waktu tertentu agar kandungan mineral di dalamnya terserap optimal.
Diana menyarankan, cicil asupan air putih dengan takaran 2-4-2. Cara ini bisa membantu memenuhi kebutuhan cairan selama berpuasa.
"Harus diingat, tubuh membutuhkan 8 gelas air setiap hari. Kita pakai semboyan 2-4-2," ujar Diana dalam sebuah wawancara dengan CNNIndonesia.com.
Berikut pembagiannya:
- 1 gelas sebelum makan sahur
- 1 gelas setelah makan sahur
- 1 gelas sebelum menyantap takjil
- 1 gelas setelah menyantap takjil
- sisanya 4 gelas bisa diatur saat makan malam hingga tidur.
Anda bisa menggunakan air hangat atau air dengan suhu biasa. Terpenting, yang diminum adalah air mineral.
Jika kebutuhan cairan harian tak terpenuhi, maka seseorang bisa berisiko dehidrasi.
Mengutip laman Mayo Clinic, pada skala ringan, dehidrasi bisa memicu gejala seperti haus berlebih, jarang buang air kecil, dan mulut kering.
Tapi dalam tingkat yang lebih parah, dehidrasi bisa memicu rasa pusing, napas cepat, hingga pingsan.
Demikian cara memenuhi kebutuhan cairan selama puasa. Semoga bermanfaat.(sumber: cnnindonesia.com)
Editor: Redaksi
Reporter: bbn/net
Berita Terpopuler
Remaja di Karangasem Ditemukan Tewas Tergantung di Pohon Jati
Dibaca: 1474 Kali
Isu Duet dengan AWK di Pilgub 2030, Ini Respons De Gadjah
Dibaca: 1111 Kali
Pemerintah Dorong KEK Kura Kura Bali Jadi Pusat Keuangan Global
Dibaca: 955 Kali
Polisi Bongkar Praktik LC di Bawah Umur di Kafe Gianyar
Dibaca: 849 Kali
ABOUT BALI
Wali Panguangan, Tradisi Sakral Syukuran Panen di Desa Mengani Bangli
Perang Tipat Sayan, Tradisi Syukur Petani Jaga Kesuburan Sawah
Sakralnya Bale Gajah Pura Besakih, Tak Sembarangan Orang Bisa Naik