Akun
guest@beritabali.com
Beritabali ID: —
Langganan
Beritabali Premium Aktif
Nikmati akses penuh ke semua artikel dengan Beritabali Premium
- Jumat, 22 Mei 2026
Australia Selamatkan 11 Nelayan RI Terdampar Enam Hari Tanpa Minum-Makan
beritabali.com/cnnindonesia.com/Australia Selamatkan 11 Nelayan RI Terdampar Enam Hari Tanpa Minum-Makan
BERITABALI.COM, DUNIA.
Pihak berwenang Australia mengevakuasi 11 nelayan Indonesia yang terdampar di terumbu karang terpencil, di lepas pantai utara Australia Barat.
Otoritas Keselamatan Maritim Australia (AMSA) mengatakan belasan nelayan RI itu berhasil diselamatkan setelah enam hari terdampar tanpa makanan dan minuman. Namun, sembilan nelayan lainnya diduga tewas.
Dilansir dari ABC News, 11 nelayan Indonesia diselamatkan pada Senin (17/4) sekitar pukul 15.00 sore waktu setempat, dari Pulau Bedwell di Rowley Shoals. Mereka terdampar usai kapal yang ditumpangi karam karena Topan Ilsa.
AMSA mengerahkan helikopter penyelamat untuk menerbangkan para nelayan ke Broome setelah patroli Pasukan Perbatasan mendapati keberadaan sekelompok orang yang dalam kesulitan.
Menurut juru bicara AMSA, korban selamat mengaku sebelum dihantam topan, ada dua kapal penangkap ikan yang masing-masing membawa 10 awak. Namun satu kapal tenggelam dalam kondisi ekstrem akibat topan tersebut.
Kapal yang tersisa saat itu berhasil selamat dari hantaman topan, sebelum akhirnya terdampar di Pulau Bedwell selama enam hari.
Juru bicara Dinas Kesehatan Negara Australia Barat mengonfirmasi bahwa para nelayan saat ini dirawat di Rumah Sakit Broome.
"Warga negara Indonesia dibawa ke Broome tadi malam dan pagi ini ke Rumah Sakit Broome," kata mereka.
"Mereka telah mendapat perawatan dan dipulangkan," lanjut pernyataan tersebut.
Juru bicara Pasukan Perbatasan Australia mengatakan orang-orang tersebut kini "dalam keadaan sehat meskipun telah mendapat situasi sulit."
Pihak berwenang pun kini berupaya memulangkan para nelayan itu sesegera mungkin.
Konsulat RI di Darwin mengonfirmasi kabar belasan nelayan Indonesia yang terdampar di Australia ini.
Konsulat RI Darwin mengabarkan para nelayan yang berasal dari Rote Ndao ini telah menjalani pemeriksaan kesehatan di rumah sakit Broome dan dinyatakan sehat. Mereka dijadwalkan tiba di Darwin pada hari ini Rabu (19/4).
"Konsulat RI Darwin telah meminta akses untuk menemui para nelayan dan memberikan bantuan yg diperlukan. Konsulat RI juga akan memfasilitasi proses repatriasi para nelayan ke Indonesia," demikian pernyataan Konsulat RI Darwin.
Pada Kamis (13/4), Rowley Shoals dilanda angin kencang sebesar 235 kilometer per jam di saat Topan Ilsa menerjang.
Topan itu menghantam kawasan pantai barat laut Australia dan ditetapkan sebagai badai kategori 5, sebuah rekor kecepatan angin terbaru di negara itu.(sumber: cnnindonesia.com)
Editor: Redaksi
Reporter: bbn/net
Berita Terpopuler
Pengendara Scoopy Tewas Terlindas Mobil di Mengwi Badung
Dibaca: 1974 Kali
Remaja di Karangasem Ditemukan Tewas Tergantung di Pohon Jati
Dibaca: 1795 Kali
Isu Duet dengan AWK di Pilgub 2030, Ini Respons De Gadjah
Dibaca: 1327 Kali
Pemerintah Dorong KEK Kura Kura Bali Jadi Pusat Keuangan Global
Dibaca: 1204 Kali
ABOUT BALI
Tradisi Wadak di Mengani Tetap Lestari, Desa Batasi Satu Godel Setahun
Wali Panguangan, Tradisi Sakral Syukuran Panen di Desa Mengani Bangli
Perang Tipat Sayan, Tradisi Syukur Petani Jaga Kesuburan Sawah