Akun
guest@beritabali.com
Beritabali ID: —
Langganan
Beritabali Premium Aktif
Nikmati akses penuh ke semua artikel dengan Beritabali Premium
- Senin, 18 Mei 2026
Bali Konsisten Jadi Provinsi Teraman di Indonesia
Korban Kejahatan Minim
BERITABALI.COM, NASIONAL.
Sebanyak 0,53% penduduk Indonesia menjadi korban kejahatan sepanjang tahun 2022 menurut laporan Badan Pusat Statistik (BPS).
BPS mendefinisikan korban kejahatan sebagai seseorang yang diri/harta bendanya mengalami/terkena tindak kejahatan atau usaha/percobaan tindak kejahatan, seperti pencurian, pencurian dengan kekerasan, pelecehan seksual, penganiayaan, dan lainnya.
Pada 2022 Bali menjadi provinsi yang relatif paling aman, karena hanya 0,2% penduduknya yang pernah menjadi korban kejahatan. Persentase ini merupakan yang terendah secara nasional.
Pulau Dewata juga tercatat konsisten memiliki persentase penduduk korban kejahatan terendah nasional selama 2020-2022.
Setelahnya ada Sulawesi Barat dengan 0,3% penduduk yang menjadi korban kejahatan, diikuti Aceh 0,34%.
Berikut daftar lengkap 10 provinsi dengan persentase penduduk korban kejahatan terendah, atau relatif paling aman di Indonesia pada 2022:
- Bali: 0,2%
- Sulawesi Barat: 0,3%
- Aceh: 0,34%
- Kalimantan Selatan: 0,36%
- Jawa Timur: 0,38%
- Kalimantan Tengah: 0,38%
- Kalimantan Timur: 0,41%
- Kalimantan Barat: 0,42%
- Gorontalo: 0,44%
- Kep. Bangka Belitung: 0,44%
Adapun proporsi korban kejahatan paling tinggi terdapat di Nusa Tenggara Barat, yaitu 0,98% dari total penduduknya. (sumber: katadata)
Editor: Redaksi
Reporter: bbn/net
Berita Terpopuler
Remaja di Karangasem Ditemukan Tewas Tergantung di Pohon Jati
Dibaca: 1548 Kali
Isu Duet dengan AWK di Pilgub 2030, Ini Respons De Gadjah
Dibaca: 1167 Kali
Pemerintah Dorong KEK Kura Kura Bali Jadi Pusat Keuangan Global
Dibaca: 1015 Kali
Polisi Bongkar Praktik LC di Bawah Umur di Kafe Gianyar
Dibaca: 894 Kali
ABOUT BALI
Tradisi Wadak di Mengani Tetap Lestari, Desa Batasi Satu Godel Setahun
Wali Panguangan, Tradisi Sakral Syukuran Panen di Desa Mengani Bangli
Perang Tipat Sayan, Tradisi Syukur Petani Jaga Kesuburan Sawah