Akun
guest@beritabali.com
Beritabali ID: —
Langganan
Beritabali Premium Aktif
Nikmati akses penuh ke semua artikel dengan Beritabali Premium
- Senin, 2 November 2026
Banjir Rendam Canggu dan Berawa, Warga Badung Khawatir Hujan Susulan
BERITABALI.COM, BADUNG.
Hujan deras yang mengguyur Kabupaten Badung pada Senin (15/9/2025) pagi kembali memicu banjir di sejumlah wilayah, termasuk kawasan wisata Canggu dan Berawa, Kecamatan Kuta Utara.
Camat Kuta Utara, I Putu Eka Parmana, membenarkan banjir terjadi akibat meluapnya air sungai setelah debit air meningkat signifikan. Genangan air tercatat di kawasan Berawa, Desa Tibubeneng, hingga membuat kendaraan terendam.
"Debit air besar yang di sungai, sehingga aliran yang ada di jalan, khususnya di (jalan) Sri Kayangan itu yang paling besar sampai mobil tergenang," jelasnya saat dikonfirmasi di Badung, Senin (15/9/2025).
Ia menambahkan, genangan air di jalan utama mulai surut seiring meredanya aliran sungai. "Setelah airnya surut di sungai, airnya juga ikut surut, gitu," ucapnya.
Penanganan darurat dilakukan dengan mengerahkan satu unit pompa sedot dari Dinas Perumahan dan Kawasan Permukiman (Perkim) Badung di lokasi banjir. Sementara itu, kawasan Canggu, termasuk Jalan Pantai Batu Bolong dan shortcut Canggu–Tibubeneng, ikut terdampak. Di Kelurahan Kerobokan Kaja, air di sepanjang Sungai Yeh Poh juga berangsur menurun.
Warga bersama petugas bergotong royong membersihkan sampah yang menyangkut di sungai maupun pemukiman. Namun, hambatan masih terjadi karena material pohon tumbang dan akar-akar besar yang menutup aliran air.
"Cuma memang alat beratnya itu belum bisa masuk (pemukiman) masih memikirkan alat berat biar masuk. Sampah, pohon-pohon besar yang tumbang, akar-akarnya juga menghalangi aliran air di sungai, ini yang bikin menumpuk," paparnya.
Kondisi ini membuat warga resah jika hujan deras kembali turun. "Warga cemas ketika hujan deras kembali," tutupnya.
Editor: Redaksi
Reporter: bbn/aga
Berita Terpopuler
BNNK Buleleng Temukan 14 Orang Positif Narkotika
Dibaca: 284 Kali
Kronologi Pria Ditemukan Tewas Tergantung Pohon di Legian
Dibaca: 163 Kali
ABOUT BALI
Misteri Lontar Lombok yang Tersimpan di Museum Dukuh Penaban Karangasem
Nyenuk Ngingkup di Tampaksiring Kembali Digelar Setelah 48 Tahun
Guruh Sudah Meramal Overtourism Bali pada Lagu "Chopin Larung" 1975
Ban Truk Meledak, Sopir Tewas di Rest Area Pekutatan