Akun
guest@beritabali.com
Beritabali ID: —
Langganan
Beritabali Premium Aktif
Nikmati akses penuh ke semua artikel dengan Beritabali Premium
- Senin, 18 Mei 2026
Banjir Tukad Embah Api Rusak Jalan Pelintas, Warga Minta Normalisasi Alur Sungai
BERITABALI.COM, KARANGASEM.
Aliran banjir yang mengalir di Tukad Embah Api mengakibatkan jalur pelintas Tukad Embah Api penghubung wilayah Budakeling menuju Desa Ababi, Kecamatan Abang, Karangasem rusak berat.
Perbekel Desa Ababi, I Wayan Siki mengatakan, setelah diterjang banjir pada Jumat sore (2/12/2022) kondisi jalan pelintas tersebut kini hanya bisa dilalui oleh kendaraan roda dua saja. Tak sampai di sana, banjir juga merusak jembatan yang berada di jalan desa wilayah Banjar Bungbung.
"Tadi pagi setelah ditangani oleh PU, baru bisa dilalui kendaraan roda dua saja," ujar Siki kepada media ini, Sabtu (3/12/2022).
Menurutnya, peran jalur tersebut cukup vital terutama bagi warga yang hendak melintas dari Budakeling menuju Ababi. Begitu juga sebaliknya, jalur tersebut menjadi akses terdekat untuk warga Ababi pergi ke pasar yang ada di wilayah Budakeling.
Ia berharap, alur sungai tersebut bisa dinormalisasi karena kondisi di sepanjang jalur saat ini banyak pohon dan material sisa banjir yang menumpuk. Karena jika kondisi ini dibiarkan, khawatirnya jika kembali terjadi banjir maka air akan meluber ke pemukiman warga.
Bahkan banjir juga berpotensi mengancam bangunan Pura Dalem yang ada di wilayah Dusun Tukad Bungbung.
"Harapan kami sungai ini bisa dinormalisasi, karena alur tukad di jalur selatan banyak pohon dan material yang menumpuk pasca banjir," tandasnya.
Editor: Redaksi
Reporter: bbn/krs
Berita Terpopuler
Remaja di Karangasem Ditemukan Tewas Tergantung di Pohon Jati
Dibaca: 1544 Kali
Isu Duet dengan AWK di Pilgub 2030, Ini Respons De Gadjah
Dibaca: 1162 Kali
Pemerintah Dorong KEK Kura Kura Bali Jadi Pusat Keuangan Global
Dibaca: 1011 Kali
Polisi Bongkar Praktik LC di Bawah Umur di Kafe Gianyar
Dibaca: 890 Kali
ABOUT BALI
Tradisi Wadak di Mengani Tetap Lestari, Desa Batasi Satu Godel Setahun
Wali Panguangan, Tradisi Sakral Syukuran Panen di Desa Mengani Bangli
Perang Tipat Sayan, Tradisi Syukur Petani Jaga Kesuburan Sawah