Akun
guest@beritabali.com

Beritabali ID:


Langganan
logo
Beritabali Premium Aktif

Nikmati akses penuh ke semua artikel dengan Beritabali Premium




Bea Cukai Ngurah Rai Gagalkan 3 Upaya Penyelundupan Narkoba

Selasa, 19 Desember 2017, 15:24 WITA Follow
Beritabali.com

beritabali.com

IKUTI BERITABALI.COM DI GOOGLE NEWS

BERITABALI.COM, BADUNG.

Kanwil DJBC Bali, NTB, dan NTT berhasil gagalkan 3 upaya penyelundupan narkoba. Diantaranya 2 penindakan narkotika pada 8 dan 30 November serta kasus terbaru terjadi pada 4 Desember 2017. 
 
Itu disampaikan, Kepala Bidang Penindakan dan Penyidikan, Kanwil DJBC Bali, NTB, dan NTT, Husni Syaiful, Selasa,(19/12) di Tuban, Badung.
 
"8 dan 30 November serta 4 Desember 2017 kami telah gagalkan 3 upaya penyelundupan narkoba ke Bali," jelasnya.
 
Dikatakan, sebelumnya Bea Cukai Ngurah Rai telah lakukan 2 penindakan narkotika yakni pada 8 dan 30 November 2017. Penindakan 8 November dilakukan di Terminal Kedatangan Internasional Bandara Ngurah Rai. 
 
Tersangka adalah seorang pria asal Malaysia berinisial CHJ. Pria berusia 30 tahun yang mengaku bekerja sebagai pengurus catering itu datang dari Bangkok dengan pesawat Thai Air Asia nomor penerbangan FD 396. Kecurigaan petugas bermula dari ditemukannya alat hisap narkotika di dalam dompet yang bersangkutan.
 
“Saat diperiksa, di dalam dompet bersangkutan ditemukan sedotan hitam yang kami curigai akan dipakai untuk menghisap “obat”. Lalu kami periksa mendalam kopernya dan ternyata ada 2 (dua) plastik klip. Yang satu isinya potongan-potongan daun cokelat seberat 3,03 gram brutto yang kami duga ganja dan satunya berisi bubuk putih seberat 0,65 gram brutto diduga narkotika jenis kokain,” ujarnya.
 
Dilanjutkan, untuk penindakan selanjutnya pada 30 November  2017 dilakukan oleh Tim Penindakan dan Penyidikan (P2) Bea Cukai Ngurah Rai dan tim anjing pelacak K-9 Kantor Wilayah DJBC Bali, NTB dan NTT di Kantor Pos Renon yang berhasil mengamankan sediaan narkotika jenis cairan THC/ganja seberat 336,6 gr brutto. 
“Tanggal 30 November, ada paket EMS dari Amerika. Awalnya kita curiga karena anjing pelacak memberikan respon positif terhadap paket tersebut. Setelah diperiksa, kita temukan 20 (dua puluh) buah kemasan cairan rokok elektrik dan dari pengujian awal ternyata positif sediaan narkotika jenis  THC atau marijuana. Tersangka diketahui adalah pria berkebangsaan Amerika Serikat dengan inisial KSL," ucapnya.
 
Selanjutnya dia memaparkan, sedangkan untuk kasus terbaru terjadi pada Senin, 4 Desember 2017 dengan melibatkan seorang pria WN Australia berinisial IER. IER (35) tiba di Terminal Kedatangan Internasional Bandara Ngurah Rai dengan menumpang pesawat Thai Airways nomor penerbangan TG 431 dari Bangkok sekitar pukul 15.20 WITA. Setelah dilakukan pemeriksaan oleh petugas Bea Cukai, IER kedapatan membawa barang yang diduga sebagai sediaan narkotika. 
 
“Yang bersangkutan diperiksa oleh petugas kami di Terminal Kedatangan Internasional dan berdasarkan hasil pemeriksaan, petugas menemukan 5 (lima) paket berisi kristal bening seberat 19,97 gram brutto dan 14 tablet dengan berat total 6,22 gram netto yang setelah kami lakukan pengetesan awal dengan Narcotest Identification Kit (NIK) ternyata positif metamphetamin (Shabu) dan MDMA (Ecstasy). IER yang diketahui berprofesi sebagai akuntan menyembunyikan barang terlarang tersebut di beberapa tempat yakni dalam kemasan alat kontrasepsi , di dalam botol plastik dan di dalam kemasan plastik bening yang kemudian disimpan dalam koper dan tas punggung miliknya," katanya.
 
Sembari Syaiful menambahkan, para tersangka melanggar Undang-Undang Narkotika Nomor 35 Tahun 2009. Barang bukti dan tersangka dari 3 (tiga) kasus penindakan tersebut telah diserahterimakan kepada Polda Bali.
 
“Untuk barang bukti dan tersangka sudah kami serahkan kepada Polda selaku pihak berwenang untuk melakukan tindak lanjut sesuai peraturan perundang-undangan yang berlaku. Kami harap upaya yang kami lakukan ini mampu melindungi masyarakat kita dari dampak buruk narkoba," tutupnya. 
Beritabali.com

Berlangganan BeritaBali
untuk membaca cerita lengkapnya

Lanjutkan

Reporter: bbn/aga



Simak berita terkini dan berita pilihan kami langsung di ponselmu. Ikuti saluran Beritabali.com di WhatsApp Channel untuk informasi terbaru seputar Bali.
Ikuti kami