Akun
guest@beritabali.com
Beritabali ID: —
Langganan
Beritabali Premium Aktif
Nikmati akses penuh ke semua artikel dengan Beritabali Premium
- Kamis, 6 Agustus 2026
Perlinsos Bangli Capai 69 Persen, 54.771 KK Sudah Terdata
BERITABALI.COM, BANGLI.
Penerapan Portal Perlindungan Sosial (Perlinsos) di Kabupaten Bangli terus digencarkan melalui agen yang tersebar di empat kecamatan. Sistem ini diharapkan mampu menghasilkan data penerima bantuan sosial yang lebih valid, terintegrasi, transparan, dan tepat sasaran.
Hingga saat ini, progres penerapan Portal Perlinsos di Kabupaten Bangli telah mencapai 69,19 persen atau sebanyak 54.771 kepala keluarga (KK) dari total 79.158 KK. Dari jumlah tersebut, sebanyak 52.684 KK melakukan pendaftaran melalui agen yang tersebar di empat kecamatan. Sementara sisanya melakukan pendaftaran secara mandiri.
Untuk mendukung proses pendataan, terdapat 689 agen yang membantu masyarakat melakukan pendaftaran melalui Portal Perlinsos.
Baca juga:
Denpasar Kejar 60 Persen Pendataan Perlinsos
Dari hasil pendataan, sebanyak 14.715 KK dinilai berpotensi layak mendapatkan Program Bantuan Pangan Non Tunai (BPNT). Namun, setelah dilakukan peninjauan berdasarkan berbagai persyaratan kelayakan, baru 155 KK yang masuk dalam proses verifikasi.
Sementara untuk Program Keluarga Harapan (PKH), dari 4.693 KK yang berpotensi layak menerima bantuan, sebanyak 153 KK telah masuk dalam proses verifikasi.
Kepala Dinas Komunikasi, Informatika dan Persandian (Diskominfosan) Kabupaten Bangli, I Nyoman Murditha, mengatakan progres penerapan Perlinsos di Bangli menunjukkan capaian positif dan menjadi salah satu yang terbaik di Bali maupun secara nasional.
"Proses pendataan di lapangan secara umum berjalan lancar. Kendala hanya ditemukan di sejumlah wilayah Kecamatan Kintamani yang mengalami gangguan sinyal," katanya, Kamis (06/08/2026).
Kondisi tersebut membuat agen harus mencari lokasi dengan jaringan yang lebih baik untuk memasukkan data masyarakat ke dalam sistem.
Murditha memastikan data yang dimasukkan oleh agen telah melalui proses pendataan di lapangan sehingga data yang masuk ke tahap verifikasi diharapkan benar-benar valid dan transparan.
Penerapan Portal Perlinsos juga menjadi bagian dari upaya pemerintah meningkatkan kualitas pengelolaan data penerima bantuan sosial dengan memanfaatkan teknologi digital.
Dengan data yang lebih terintegrasi, proses penentuan penerima program bantuan diharapkan dapat dilakukan secara lebih akurat sesuai kondisi masyarakat di lapangan.
Pemerintah Kabupaten Bangli juga terus mendorong sinergi antara agen, pemerintah daerah, serta masyarakat dalam menyukseskan proses pendataan tersebut.
Melalui sistem berbasis digital, pemerintah berharap pengelolaan perlindungan sosial dapat semakin efektif sekaligus memperkuat kualitas pelayanan publik dan kesejahteraan masyarakat.
Editor: Redaksi
Reporter: bbn/bgl
Berita Terpopuler
Suami Tusuk Istri dan Mertua di Penatih
Dibaca: 3967 Kali
Pelajar 14 Tahun Tewas Kecelakaan di Manggis Karangasem
Dibaca: 1382 Kali
Sterilisasi Pelabuhan Gilimanuk Mulai 5 Agustus
Dibaca: 936 Kali
Pengedar Narkoba di Denpasar Ditangkap, 5 Senpi Disita
Dibaca: 861 Kali
Pedagang Sayur Dikeroyok Sekelompok Pemuda di Denpasar
Dibaca: 732 Kali
ABOUT BALI
Riset BRIN Ungkap Alasan Masyarakat Bali Mulai Memilih Krematorium untuk Ngaben
Tradisi Mepatung di Bangli, Penampahan Galungan yang Pererat Persaudaraan
Video Langka Calonarang dan Janger Pegok 1937 Ditemukan di Jerman
Tradisi Wadak di Mengani Tetap Lestari, Desa Batasi Satu Godel Setahun