Akun
guest@beritabali.com
Beritabali ID: —
Langganan
Beritabali Premium Aktif
Nikmati akses penuh ke semua artikel dengan Beritabali Premium
- Senin, 2 November 2026
Bedeng Pemulung Terbakar, Harta Benda 29 KK Ludes
BERITABALI.COM, TABANAN.
Bangunan bedeng pemulung milik UD Sudhiarta yang dihuni 29 Kepala Keluarga di Jalan Farigata 1, Bay Pass Soekarno, Desa Delod Peken, Kecamatan Tabanan, Jumat pagi (8/3) terbakar.
Beruntung tidak ada korban jiwa dalam peristiwa tersebut. Meski demikian, seluruh harta benda para penghuni yang sebagian besar sebagai pemulung di UD Sudhiarta itu hangus menjadi arang. Bahkan dua sepeda motor Honda Kharisma milik pemilik usaha jual beli barang bekas ikut hangus terbakar. Kebakaran yang diduga akibat konsleting listrik tersebut mengakibatkan kerugian ratusan juta rupiah.
Informasi yang berhasil dihimpun di lokasi kejadian menyebutkan, api pertama kali diketahui oleh salah satu penghuni bendeng yakni Emi (24). Saat itu sekitar pukul 10.00 Wita Emi sedang mencuci pakaian terkejut melihat kobaran api di kamar milik Pak To’on. Tak pelak Emi kemudian berteriak minta tolong.
Suasana bedeng yang sepi karena kebanyakan para pemulung sudah berangkat bekerja mencari rongsokan serta tiupan angin yang agak kencang, membuat api semakin membesar. Terlebih bangunan bedeng hanya disekat oleh papan triplek yang mudah terbakar. Tak pelak dalam hitungan detik. Api sudah membumbung tinggi dan merembet ke semua kamar yang berjumlah 25 kamar.
“Saya panik dan berusaha minta tolong,“ jelas Emi asal Jember ini. Warga sekitar kemudian berusaha memberikan pertolongan dan menghubungi pemadam kebakaran. Beberapa ibu –ibu penghuni bedeng berusaha menyelamatkan beberapa barang berharganya.
Petugas pemadam kebakaran Pemkab Tabanan kemudian tiba beberapa menit berselang dan berusaha keras memadamkan api yang sudah membesar. Karena tiupan angin yang kencang dan bahan yang mudah terbakar Api sulit dipadamkan. Dibutuhkan 22 Tangki ribuan liter air untuk memadamkan api agar tidak sampai merembet ke bangunan yang ada di barat dan timur bedeng.
Api baru bisa dipadaman satu jam kemudian. Namun tak satupun barang berharga milik penghuni bedeng dapat diselamatkan. “Kami habiskan 22 tangki untuk memadamkan api,” jelas Ketut Suardi kepala UPT Pemadam Kebakaran Tabanan.
Saman (33) salah satu penghuni bedeng asal Banyuwangi, Jawa Timur mengaku kehilangan seluruh harta bendanya. Meski demikian ia mengaku bersyukur karena anaknya yang baru berumur 2,5 tahun selamat dari kebakaran tersebut. Anak dan istrinya saat kejadian sedang tidur kemudian terbangun dan sempat menyelamatkan diri. Ia yang sejak pagi sudah pergi mencari barang bekas, baru mengetahui kalau bedeng tempat tinggalnya terbakar setelah ditelpon oleh temannya. “Ini kebakaran yang kedua kalinya mas. Delapan bulan lalu tempat ini juga terbakar,” kenangnya.
Kapolsek Kota Tabanan, Kompol I Wayan Surata belum bisa memastikan penyebab kebakaran tersebut. “Kita akan datangkan labpor untuk mengetahui penyebab kebakaran,” jelasnya. Guna keperluan penyidikan,pihaknya memasang garis polisi di Tempat Kejadian Perkara.
Reporter: bbn/nod
Berita Terpopuler
BNNK Buleleng Temukan 14 Orang Positif Narkotika
Dibaca: 342 Kali
Kronologi Pria Ditemukan Tewas Tergantung Pohon di Legian
Dibaca: 259 Kali
Luka Batin, Cinta, dan Kebuntuan Hidup
Dibaca: 226 Kali
ABOUT BALI
Misteri Lontar Lombok yang Tersimpan di Museum Dukuh Penaban Karangasem
Nyenuk Ngingkup di Tampaksiring Kembali Digelar Setelah 48 Tahun
Guruh Sudah Meramal Overtourism Bali pada Lagu "Chopin Larung" 1975
Ban Truk Meledak, Sopir Tewas di Rest Area Pekutatan