Akun
guest@beritabali.com
Beritabali ID: —
Langganan
Beritabali Premium Aktif
Nikmati akses penuh ke semua artikel dengan Beritabali Premium
- Senin, 2 November 2026
Berapa Takaran Aman Minum Jahe Setiap Hari?
BERITABALI.COM, NASIONAL.
Minum jahe merupakan pilihan yang tepat untuk menghangatkan tubuh kala cuaca dingin. Tapi, berapa takaran minum jahe setiap hari?
Jahe adalah salah satu jenis tanaman herbal yang telah lama digunakan dalam pengobatan tradisional.
Menurut Kementerian Kesehatan RI, aroma harum yang timbul dari jahe berasal dari keton, kandungan utama dalam jahe yang disebut gingerol.
Jahe mengandung vitamin C, vitamin B6, mikronutrien seperti magnesium, potasium, tembaga, mangan, serat, dan air.
Selain menjadi bumbu dapur yang populer, minuman jahe juga dikenal memiliki banyak manfaat bagi kesehatan tubuh.
Memiliki rasa yang khas, jahe juga kerap dijadikan minuman ampuh untuk memaksimalkan kesehatan tubuh.
Disitat dari laman resmi Dinas Kesehatan DIY, minuman jahe dapat bermanfaat terhadap saluran pencernaan, mengurangi nyeri seperti radang, menstruasi, dan nyeri punggung.
Lebih dari itu, jahe bisa membantu meringankan sakit kepala seperti migrain. Pada ibu menyusui, jahe dipercaya dapat meningkatkan produksi air susu.
Berapa takaran minum jahe setiap hari?
Meski memiliki manfaat yang besar, tapi minuman jahe memiliki batasan untuk dikonsumsi agar tidak berlebihan. Berapa takaran minum jahe setiap hari?
Dinukil dari laman Ucla Health, jahe aman dikonsumsi setiap hari. Namun, porsi jahe yang diminum harus tetap dibatasi.
Takaran minum jahe setiap hari adalah 3-4 gram sehari untuk tubuh normal. Sementara untuk ibu hamil dibatasi hanya 1 gram setiap harinya.
Mengonsumsi lebih dari 6 gram jahe sehari telah terbukti menyebabkan masalah pencernaan seperti GERD, mulas, dan diare.
Demikian penjelasan mengenai berapa takaran minum jahe setiap hari. Jangan lupa untuk tetap membatasinya. (sumber: cnnindonesia.com)
Editor: Redaksi
Reporter: bbn/net
Berita Terpopuler
BNNK Buleleng Temukan 14 Orang Positif Narkotika
Dibaca: 327 Kali
Kronologi Pria Ditemukan Tewas Tergantung Pohon di Legian
Dibaca: 214 Kali
Ojol Rebutan Pelanggan di Pantai Suluban Pecatu, Polisi Turun Tangan
Dibaca: 121 Kali
ABOUT BALI
Misteri Lontar Lombok yang Tersimpan di Museum Dukuh Penaban Karangasem
Nyenuk Ngingkup di Tampaksiring Kembali Digelar Setelah 48 Tahun
Guruh Sudah Meramal Overtourism Bali pada Lagu "Chopin Larung" 1975
Ban Truk Meledak, Sopir Tewas di Rest Area Pekutatan