Akun
guest@beritabali.com
Beritabali ID: —
Langganan
Beritabali Premium Aktif
Nikmati akses penuh ke semua artikel dengan Beritabali Premium
- Kamis, 6 Agustus 2026
Bersih-bersih Pura Hyang Api Dukung Pemulihan Pariwisata Bali
BERITABALI.COM, GIANYAR.
Anggota Polsek Payangan dan Koramil menggelar aksi bersih-bersih di Pura Hyang Api, Desa Kelusa, Kecamatan Payangan, Sabtu (4/6) pukul 09.00 WITA.
Kapolsek Payangan, AKP Agus Ady Wijaya menyatakan aksi yang dilakukan go green menuju lingkungan yang bersih, aman dan lestari untuk mendukung pemulihan pariwisata Bali.
“Kegiatan Go Green merupakan kegiatan nyata untuk melestarikan lingkungan dan menciptakan suasana tempat tinggal yang nyaman untuk hewan dan tumbuhan,” ujarnya.
Go Green merupakan program Polres Gianyar untuk melakukan kebersihan dan penanaman pohon dengan sasaran obyek wisata sesuai dengan program prioritas Kapolri dan program Gubernur Bali tentang Tri Hita Karana.
“Yaitu menjaga keseimbangan antara manusia dengan Tuhan, manusia dengan manusia, manusia dengan alam semesta,” jelasnya.
Adapun kegiatan yang dilakukan dalam kegiatan dengan membersihkan sampah, memotong rumput di dalam lingkungan Pura maupun di luar areal Pura Hyang Api Desa Adat Kelusa.
Selain itu juga dilakukan penanaman Pohon Cempaka sebanyak 10 batang di seputaran Pura.
Hadir dalam acara tersebut, Kapolsek beserta 20 anggota, Danramil bersama 5 anggota, Bendesa, pecalang, serta unsur pemuda Sekaha Teruna Teruni (STT) berjumlah 80 orang.
Reporter: bbn/gnr
Berita Terpopuler
Suami Tusuk Istri dan Mertua di Penatih
Dibaca: 3994 Kali
Pelajar 14 Tahun Tewas Kecelakaan di Manggis Karangasem
Dibaca: 1384 Kali
Sterilisasi Pelabuhan Gilimanuk Mulai 5 Agustus
Dibaca: 937 Kali
Pengedar Narkoba di Denpasar Ditangkap, 5 Senpi Disita
Dibaca: 863 Kali
Pedagang Sayur Dikeroyok Sekelompok Pemuda di Denpasar
Dibaca: 734 Kali
ABOUT BALI
Riset BRIN Ungkap Alasan Masyarakat Bali Mulai Memilih Krematorium untuk Ngaben
Tradisi Mepatung di Bangli, Penampahan Galungan yang Pererat Persaudaraan
Video Langka Calonarang dan Janger Pegok 1937 Ditemukan di Jerman
Tradisi Wadak di Mengani Tetap Lestari, Desa Batasi Satu Godel Setahun