Akun
guest@beritabali.com
Beritabali ID: —
Langganan
Beritabali Premium Aktif
Nikmati akses penuh ke semua artikel dengan Beritabali Premium
- Senin, 2 November 2026
BMKG Jelaskan Penyebab Udara Bali Lebih Dingin Akhir-akhir Ini
BERITABALI.COM, BADUNG.
Belakangan ini, udara di Bali terasa jauh lebih dingin dari biasanya, terutama saat malam menjelang. Banyak warga bertanya-tanya, ada apa dengan cuaca akhir-akhir ini?
Fenomena suhu udara dingin ini ternyata bukan hal aneh, melainkan gejala alamiah yang terjadi setiap tahun, khususnya pada puncak musim kemarau bulan Juli hingga Agustus.
Demikian disampaikan oleh Brian Eko Permadi, Prakirawan Cuaca BMKG Wilayah III Denpasar, Kamis (31/7/2025) di Badung.
Menurut Brian, penyebab utama suhu dingin ini adalah angin timur-tenggara yang berasal dari Benua Australia yang saat ini sedang mengalami musim dingin.
Karena perbedaan tekanan udara, massa udara dingin dari Australia terdorong masuk ke wilayah Indonesia, terutama bagian selatan Khatulistiwa seperti Jawa, Bali, hingga Nusa Tenggara.
"Tak hanya itu, minimnya tutupan awan di malam hari juga memperparah rasa dingin. Ketika langit cerah, radiasi panas dari bumi langsung lepas ke atmosfer, membuat suhu permukaan bumi turun drastis," paparnya.
Dirinya mengimbau masyarakat agar menggunakan pakaian hangat, terutama saat beraktivitas malam atau dini hari, memperhatikan informasi prakiraan cuaca terkini melalui kanal resmi BMKG Bali dan tetap waspada terhadap potensi cuaca ekstrem yang bisa saja menyertai perubahan musim.
“Fenomena ini memang alami, namun masyarakat tetap perlu siaga. Terutama mereka yang sensitif terhadap suhu dingin, seperti anak-anak dan lansia,” tutupnya.
Editor: Redaksi
Reporter: bbn/aga
Berita Terpopuler
BNNK Buleleng Temukan 14 Orang Positif Narkotika
Dibaca: 310 Kali
Kronologi Pria Ditemukan Tewas Tergantung Pohon di Legian
Dibaca: 191 Kali
Ojol Rebutan Pelanggan di Pantai Suluban Pecatu, Polisi Turun Tangan
Dibaca: 104 Kali
ABOUT BALI
Misteri Lontar Lombok yang Tersimpan di Museum Dukuh Penaban Karangasem
Nyenuk Ngingkup di Tampaksiring Kembali Digelar Setelah 48 Tahun
Guruh Sudah Meramal Overtourism Bali pada Lagu "Chopin Larung" 1975
Ban Truk Meledak, Sopir Tewas di Rest Area Pekutatan