Akun
guest@beritabali.com

Beritabali ID:


Langganan
logo
Beritabali Premium Aktif

Nikmati akses penuh ke semua artikel dengan Beritabali Premium




BMKG Prediksi Hujan Saat Malam Tahun Baru di Bali

Jumat, 26 Desember 2025, 18:48 WITA Follow
Beritabali.com

bbn/ilustrasi/BMKG Prediksi Hujan Saat Malam Tahun Baru di Bali.

IKUTI BERITABALI.COM DI GOOGLE NEWS

BERITABALI.COM, BADUNG.

Balai Besar Meteorologi Klimatologi dan Geofisika (BMKG) Wilayah III Denpasar memprakirakan kondisi cuaca di Pulau Bali saat pergantian malam Tahun Baru 2025–2026 didominasi cuaca berawan dengan potensi hujan ringan di sejumlah wilayah.

Prakiraan tersebut berlaku untuk Rabu malam, 31 Desember 2025, saat masyarakat bersiap menyambut pergantian tahun. Beberapa kawasan di Bali bagian barat, tengah, hingga selatan diperkirakan berpotensi mengalami hujan dengan intensitas ringan hingga sedang.

Prakirawan cuaca BBMKG Wilayah III Denpasar, Luh Nyoman Didik Tri Utami, menjelaskan bahwa berdasarkan analisis model cuaca terkini, hujan ringan masih berpeluang terjadi di sebagian wilayah Bali pada malam tahun baru.

"Pada malam pergantian tahun diprakirakan wilayah Bali secara umum berawan dengan potensi hujan dengan intensitas ringan hingga sedang di Bali bagian barat, tengah dan selatan," kata Tri Utami, saat dikonfirmasi Jumat (26/12).

Ia menambahkan, kondisi tersebut dipengaruhi oleh Bali yang saat ini telah memasuki musim hujan. Bahkan, puncak musim hujan diperkirakan akan berlangsung pada awal tahun 2026.

"Saat ini wilayah Bali sudah memasuki musim hujan. Untuk puncak musim hujan diprakirakan terjadi Bulan Januari dan Februari. Untuk saat ini belum ada rilis terbaru terkait awal musim kemarau," imbuhnya.

Tri Utami juga mengingatkan masyarakat agar tidak lengah, mengingat dinamika cuaca yang bisa berubah dengan cepat. Pemantauan informasi cuaca secara berkala dinilai penting, terutama bagi masyarakat yang beraktivitas di luar ruangan maupun di wilayah pesisir.

"Masyarakat diimbau agar tetap waspada terhadap potensi cuaca ekstrem dan gelombang tinggi. Selalu menjaga lingkungan sekitar dan pastikan selalu mengupdate informasi yang dikeluarkan oleh BMKG," ujarnya. (sumber: merdeka.com)

Beritabali.com

Berlangganan BeritaBali
untuk membaca cerita lengkapnya

Lanjutkan

Editor: Redaksi

Reporter: bbn/net



Simak berita terkini dan berita pilihan kami langsung di ponselmu. Ikuti saluran Beritabali.com di WhatsApp Channel untuk informasi terbaru seputar Bali.
Ikuti kami