Akun
guest@beritabali.com
Beritabali ID: —
Langganan
Beritabali Premium Aktif
Nikmati akses penuh ke semua artikel dengan Beritabali Premium
- Senin, 2 November 2026
Bocah 2 Tahun di Jembrana Meninggal Diduga Kena Rabies
BERITABALI.COM, JEMBRANA.
Korban meninggal diduga akibat digigit anjing rabies kini bertambah di Jembrana.
Setelah warga meninggal di Desa Pergung Kecamatan Mendoyo diduga meninggal akibat terinfeksi rabies, kini seorang bocah berusia 2 tahun warga Dusun Pebuahan Desa Banyubiru, Kecamatan Negara meninggal pada Senin (16/05/2022).
Dari informasi yang didapat, korban sebelumnya memiliki riwayat digigit anjing hingga menderita sakit sekitar sebulan lalu. Setelah digigit, kondisi korban menurun dan sempat menjalani perawatan di RSU Negara.
Adapun gejala korban sebelum meninggal dunia, selain demam dan takut air, juga tidak bisa makan dan minum selama tiga hari.
Orang tua korban DS menuturkan anaknya digigit anjing tetangganya pada awal april lalu di rumahnya. Setelah digigit, dibawa ke Puskesmas, namun hanya dibersihkan pada luka bekas gigitan.
Setelah luka dibersihkan, dokter puskesmas memberikan betadine pada luka dan menutup luka.
"Setelah dikasih sirup disuruh pulang," jelasnya.
Ayah korban menambahkan, jika pesan petugas puskesmas untuk memantau anjing yang menggigitnya.
"Ternyata setelah lima hari anjing tetanggany menghilang," jelasnya.
Diketahui anjing yang menggigit hilang, kemudian menghubungi puskesmas, tetapi pihak puskesmas menyampaikan agar anaknya dibawa kembali 14 hari.
Reporter: bbn/jbr
Berita Terpopuler
BNNK Buleleng Temukan 14 Orang Positif Narkotika
Dibaca: 308 Kali
Kronologi Pria Ditemukan Tewas Tergantung Pohon di Legian
Dibaca: 187 Kali
Ojol Rebutan Pelanggan di Pantai Suluban Pecatu, Polisi Turun Tangan
Dibaca: 102 Kali
ABOUT BALI
Misteri Lontar Lombok yang Tersimpan di Museum Dukuh Penaban Karangasem
Nyenuk Ngingkup di Tampaksiring Kembali Digelar Setelah 48 Tahun
Guruh Sudah Meramal Overtourism Bali pada Lagu "Chopin Larung" 1975
Ban Truk Meledak, Sopir Tewas di Rest Area Pekutatan