Akun
guest@beritabali.com
Beritabali ID: —
Langganan
Beritabali Premium Aktif
Nikmati akses penuh ke semua artikel dengan Beritabali Premium
- Kamis, 6 Agustus 2026
Bocah 8 Tahun di Tepi Barat Tewas Ditembak Peluru Pasukan Israel
BERITABALI.COM, DUNIA.
Seorang anak laki-laki Palestina berusia delapan tahun dan seorang remaja dibunuh oleh pasukan Israel di kota Jenin, Tepi Barat, pada Rabu (29/11) waktu setempat.
Kementerian Kesehatan Palestina mengatakan Adam al-Ghul yang berusia 8 tahun dan Bassem Abu el-Wafa berusia 15 tahun, "terbunuh oleh peluru dari penjajah (Israel)".
Dilansir AFP, rekaman CCTV yang beredar di media online dan televisi setempat menunjukkan korban yang terkena peluru terjatuh di jalan. Anak-anak lain yang ada di sekitar lokasi juga langsung melarikan diri.
Di video lain, terlihat korban berusia remaja yang terkena peluru juga terjatuh dan meminta bantuan dari sekitarnya. Korban sempat berjuang dalam kesakitan setidaknya selama setengah menit sebelum meninggal dunia.
Seorang pejabat Bulan Sabit Merah Palestina mengatakan anak laki-laki dan remaja itu berada di pinggir jalan raya utama Jenin. Kawasan itu sebenarnya terlarang bagi militer Israel, karena berada di bawah kendali Otoritas Palestina.
Israel berdalih penembakan itu karena "sejumlah tersangka" melemparkan alat peledak ke arah tentara Israel.
Bulan Sabit Merah telah memberikan bantuan kepada enam warga Palestina lainnya yang juga terluka akibat tembakan dalam serangan itu.
Meski sedang berada dalam masa gencatan senjata, tentara Israel disebut masih melakukan pengepungan dan penyerangan di beberapa titik di Tepi Barat.(sumber: cnnindonesia.com)
Editor: Redaksi
Reporter: bbn/net
Berita Terpopuler
Suami Tusuk Istri dan Mertua di Penatih
Dibaca: 3895 Kali
Pelajar 14 Tahun Tewas Kecelakaan di Manggis Karangasem
Dibaca: 1366 Kali
Sterilisasi Pelabuhan Gilimanuk Mulai 5 Agustus
Dibaca: 928 Kali
Pengedar Narkoba di Denpasar Ditangkap, 5 Senpi Disita
Dibaca: 853 Kali
Pedagang Sayur Dikeroyok Sekelompok Pemuda di Denpasar
Dibaca: 726 Kali
ABOUT BALI
Riset BRIN Ungkap Alasan Masyarakat Bali Mulai Memilih Krematorium untuk Ngaben
Tradisi Mepatung di Bangli, Penampahan Galungan yang Pererat Persaudaraan
Video Langka Calonarang dan Janger Pegok 1937 Ditemukan di Jerman
Tradisi Wadak di Mengani Tetap Lestari, Desa Batasi Satu Godel Setahun