Akun
guest@beritabali.com
Beritabali ID: —
Langganan
Beritabali Premium Aktif
Nikmati akses penuh ke semua artikel dengan Beritabali Premium
- Senin, 26 Oktober 2026
Bocah SMP di Jembrana Diduga Dianiaya Oknum Kaling
BERITABALI.COM, JEMBRANA.
Kasus dugaan penganiayaan dan perundungan terhadap seorang anak di bawah umur menghebohkan warga Jembrana. Peristiwa ini dilaporkan ke Polres Jembrana pada Rabu (1/10/2025) setelah videonya beredar luas melalui pesan WhatsApp.
Korban berinisial POM (14), siswa kelas II SMP asal Kecamatan Jembrana, diduga menjadi korban penganiayaan seorang oknum kepala lingkungan (Kaling) di Kelurahan Dauhwaru. Kejadian itu berlangsung Sabtu (27/9/2025) malam sekitar pukul 21.00 WITA di Desa Batuagung.
Kronologi bermula saat korban bersama seorang temannya hendak menonton pertandingan bola voli di GOR Kresna Jvara. Karena tidak ada kegiatan, keduanya memutuskan pulang. Namun, di pertigaan Banjar Tegalasih, korban dicegat pelaku.
“Dia langsung nuduh saya ikut trek-trekan. Padahal saya tidak ikut,” ujar korban.
Korban mengaku pelaku kemudian mendorong sepeda motornya hingga terjatuh, memukul dada hingga sesak, serta menjambak rambut berulang kali. Bahkan, ia sempat dikejar hingga masuk ke sebuah toko busana adat, dijambak, ditarik keluar, dan diancam akan dibunuh.
Akibat kejadian itu, korban dilarikan neneknya ke Rumah Sakit Bali Med karena mengalami sesak di dada. Sang nenek, I GAA, menyebut cucunya trauma dan menangis kesakitan usai peristiwa itu. Ia menambahkan, pelaku sempat membantah, namun akhirnya mengakui perbuatannya setelah ditunjukkan rekaman CCTV dari toko tempat cucunya meminta pertolongan.
Ibu korban, I Gusti Ayu RMS, menegaskan pihak keluarga tidak terima atas perlakuan tersebut dan berkomitmen melanjutkan kasus ini ke ranah hukum.
Kasat Reskrim Polres Jembrana, AKP I Made Suharta Wijaya, saat dikonfirmasi membenarkan adanya laporan. “Kasusnya masih lidik,” ujarnya singkat.
Sementara itu, Kepala Dinas PPPA-PPKB Jembrana, Ni Kade Ari Sugianti, menyatakan pihaknya akan memberikan pendampingan terhadap korban. “Kami akan koordinasikan untuk pendampingan,” katanya.
Editor: Redaksi
Reporter: bbn/jbr
Berita Terpopuler
Mess di Panjer Diserang 19 Orang, Empat Pemuda Luka
Dibaca: 5828 Kali
Perempuan 36 Tahun Akhiri Hidup di Kamar Kos Tulikup Gianyar
Dibaca: 4596 Kali
Rem Blong, Dua Pria Tewas Kecelakaan di Sukasada
Dibaca: 2562 Kali
Telkom Resmi Spin-Off Infrastruktur Fiber ke InfraNexia
Dibaca: 2206 Kali
Menkum Dorong WIPO Buat Standar Global Royalti, Karya AI Tak Dilindungi
Dibaca: 2190 Kali
ABOUT BALI
Misteri Lontar Lombok yang Tersimpan di Museum Dukuh Penaban Karangasem
Nyenuk Ngingkup di Tampaksiring Kembali Digelar Setelah 48 Tahun
Guruh Sudah Meramal Overtourism Bali pada Lagu "Chopin Larung" 1975
Ban Truk Meledak, Sopir Tewas di Rest Area Pekutatan