Akun
guest@beritabali.com
Beritabali ID: —
Langganan
Beritabali Premium Aktif
Nikmati akses penuh ke semua artikel dengan Beritabali Premium
- Kamis, 6 Agustus 2026
Budidaya Ulat Maggot Jadi Peluang Baru untuk Pakan Ternak
BERITABALI.COM, GIANYAR.
Peluang usaha baru terbuka lebar. TPS3R Desa Sayan Kecamatan Ubud yang memproduksi sampah kini juga mengembangkan budidaya ulat maggot. Permintaan akan ulat untuk pakan ternak amat tinggi.
Pengurus TPS3R Sayan, I Made Sukadana menyatakan sampah yang terkumpul mencapai 1 ton. Ketika dipilah, menghasilkan 200 kg organik. Dari organik ini kembali dipilah untuk budidaya maggot.
Permintaan seminggu mencapai 40 kilogram. Pesanan itu diambil untuk pakan ikan. Namun panen magoot yang dibudidayakan baru bisa menghasilkan 10 kilogram seminggu.
“Orang dari Penestanan minta untuk pakan ikan 40 kilo perminggu,” ujarnya.
Kendala selama ini dalam perkembangbiakan magot adalah untuk pulpa atau telor lalat buah. Telor lalat buah ini yang akan menghasilkan magoot. Telur lalat ini harus dirawat, karena jika bertemu dengan lalat bangkai, telur lalat ini akan gagal menetas.
“Biasanya kita jual Rp 10 ribu perkilogram. Biasanya digunakan mancing. Untuk telur lalat kita beli,” ungkapnya.
Magoot digemari masyarakat karena lebih murah dan bergizi. “Kalau pakai umpan pancing magoot ini masih hidup dia, sehingga lebih cepat menarik ikan,” tutupnya.
Editor: Redaksi
Reporter: bbn/gnr
Berita Terpopuler
Suami Tusuk Istri dan Mertua di Penatih
Dibaca: 3378 Kali
Pelajar 14 Tahun Tewas Kecelakaan di Manggis Karangasem
Dibaca: 1310 Kali
Sterilisasi Pelabuhan Gilimanuk Mulai 5 Agustus
Dibaca: 921 Kali
Pengedar Narkoba di Denpasar Ditangkap, 5 Senpi Disita
Dibaca: 843 Kali
Pedagang Sayur Dikeroyok Sekelompok Pemuda di Denpasar
Dibaca: 681 Kali
ABOUT BALI
Riset BRIN Ungkap Alasan Masyarakat Bali Mulai Memilih Krematorium untuk Ngaben
Tradisi Mepatung di Bangli, Penampahan Galungan yang Pererat Persaudaraan
Video Langka Calonarang dan Janger Pegok 1937 Ditemukan di Jerman
Tradisi Wadak di Mengani Tetap Lestari, Desa Batasi Satu Godel Setahun