Akun
guest@beritabali.com
Beritabali ID: —
Langganan
Beritabali Premium Aktif
Nikmati akses penuh ke semua artikel dengan Beritabali Premium
- Senin, 18 Mei 2026
Calon Pedanda, Wilantara-Yuniari Lanjutkan Titah Bhatara Lelangit
BERITABALI.COM, GIANYAR.
Desa Peliatan, Kecamatan Ubud, dalam waktu dekat akan memiliki sulinggih dari Griya Tengah Telaga Jumpung Tebesaya.
Ribuan sisya Griya menghadiri prosesi Diksa Pariksa terhadap pasangan diksita (calon sulinggih) Ida Bagus Ketut Wilantara Putra dan Ida Ayu Mas Yuniari, Kamis (20/1).
Prosesi dilaksanakan Parisada Hindu Dharma Bali (PHDI) Gianyar, dihadiri Ida Pedanda Calon Nabe, Pedanda Siwa Budha dan sejumlah tokoh Puri.
Ida Bagus Ketut Wilantara Putra mengatakan prosesi medwijati atau menjadi sulinggih merupakan upaya berbuat dharma di masyarakat.
“Kami hanya ingin melanjutkan titah Ida Bhatara Lelangit sebagai pelayan umat bagi warga,” jelasnya.
Mengenai tantangan menjalankan dwijati, sudah dijalani secara bertahap. Utamanya hal-hal yang bersifat duniawi. Termasuk kesiapan untuk menjalani siwa sesana sebagai seorang yang sudah di dwijati.
Sementara itu, Panglingsir atau tetua di Griya Tengah Telaga Jumpung, Ida Bagus Putu Arnawa mengatakan, serangkaian prosesi diksa pariksa ini sudah disiapkan sejak beberapa hari yang lalu. Prosesi diksa pariksa ini wajib dilaksanakan sebelum kedua calon diksita menjalani prosesi dwijati.
Untuk calon Guru Nabe Ida Pedanda Gede Putra Keniten, dari Griya Kediri, Sangeh, Kabupaten Badung. Dilanjutkan Masiram dan Maringkes pada 24 Januari. Puncak Padiksan atau upacara dwijati berlangsung 25 Januari.
Reporter: bbn/gnr
Berita Terpopuler
Remaja di Karangasem Ditemukan Tewas Tergantung di Pohon Jati
Dibaca: 1544 Kali
Isu Duet dengan AWK di Pilgub 2030, Ini Respons De Gadjah
Dibaca: 1162 Kali
Pemerintah Dorong KEK Kura Kura Bali Jadi Pusat Keuangan Global
Dibaca: 1011 Kali
Polisi Bongkar Praktik LC di Bawah Umur di Kafe Gianyar
Dibaca: 890 Kali
ABOUT BALI
Tradisi Wadak di Mengani Tetap Lestari, Desa Batasi Satu Godel Setahun
Wali Panguangan, Tradisi Sakral Syukuran Panen di Desa Mengani Bangli
Perang Tipat Sayan, Tradisi Syukur Petani Jaga Kesuburan Sawah