Akun
guest@beritabali.com
Beritabali ID: —
Langganan
Beritabali Premium Aktif
Nikmati akses penuh ke semua artikel dengan Beritabali Premium
- Rabu, 4 November 2026
Cari Kayu Bakar, Ketut Tewas Tertimpa Pohon
BERITABALI.COM, BULELENG.
Seorang petani tewas setelah tertimpa sebatang pohon belalu di kebunnya. Korban meninggal dunia setelah dilarikan ke Puskesmas Kintamani. Belum diketahui secara pasti penyebab tumbangnya sebatang pohon belalu dikebun milik Ketut Diarsa (33) di Desa Tambakan Kecamatan Kubutambahan, Rabu pagi.
Kasubbag Humas Polres Buleleng, Iptu Made Mustiada mengatakan, saat kejadian korban bersama kakak dan dua orang anaknya tengah mencari kayu bakar di kebunnya. Waktu itu angin bertiup dengan kencang. Tanpa diduga, pohon belalu yang berjarak 20 meter dari korban tumbang hingga menimpanya.
“Kematian korban diduga akibat kelalaiannya sendiri dan tidak memperhatikan situasi kondisi sekitarnya sehingga lengah dan tertimpa pohon, ini kecelakaan,” jelasnya kepada kabarbuleleng.com.
Hal senada diungkapkan Kapolsek Kubutambahan, Wayan Sueca. Menurutnya, korban Ketut Diarsa bersama kedua anaknya yang masih kecil dan kakaknya Nyoman Darma sedang mencari kayu bakar dengan menggunakan mesin sensoo di kebunya sendiri. Namun sebatang pohon belalu setinggi 50 meter dan berdiameter 2 meter tumbang dengan jarak 20 meter dari posisi korban.
“Pohon tersebut langsung menimpa korban,” paparnya. Upaya evakuasi dilakukan sejumlah warga di Desa Tambakan dengan memotong batang pohon tersebut hingga korban berhasil dilarikan ke Puskesmas Kintamani. Namun saat dalam penanganan medis, nyawanya tidak bisa diselamatkan dan meninggal dunia. Jenasahnya langsung dibawa ke rumah asal korban di Desa Bila, Kecamatan Kubutambahan.
Reporter: bbn/net
Berita Terpopuler
Luka Batin, Cinta, dan Kebuntuan Hidup
Dibaca: 581 Kali
Kronologi Pria Ditemukan Tewas Tergantung Pohon di Legian
Dibaca: 451 Kali
BNNK Buleleng Temukan 14 Orang Positif Narkotika
Dibaca: 442 Kali
ABOUT BALI
Misteri Lontar Lombok yang Tersimpan di Museum Dukuh Penaban Karangasem
Nyenuk Ngingkup di Tampaksiring Kembali Digelar Setelah 48 Tahun
Guruh Sudah Meramal Overtourism Bali pada Lagu "Chopin Larung" 1975
Ban Truk Meledak, Sopir Tewas di Rest Area Pekutatan