Akun
guest@beritabali.com
Beritabali ID: —
Langganan
Beritabali Premium Aktif
Nikmati akses penuh ke semua artikel dengan Beritabali Premium
- Rabu, 4 November 2026
Chat WA Diduga Mantan Bupati Gianyar Bocor, Minta Perbekel Boikot Acara Jokowi
BERITABALI.COM, GIANYAR.
Potongan diskusi grup WhatsApp Gianyar Aman yang terdiri dari mantan Bupati Gianyar 2018-2023, Made Mahayastra bersama forum Perbekel diduga bocor.
Dalam potongan WA itu, Mahayastra memerintahkan "boikot" terhadap acara presiden RI Joko Widodo di Batubulan pada 31 Oktober 2023.
Isi potongan diskusi yang kini viral di media sosial itu terdiri dari beberapa baris. Akun yang merupakan Agus Mahayastra awalnya menyapa para perbekel pukul 08.14 WITA.
"Selamat pagi perbekel se Gianyar". Sejumlah perbekel pun memberikan respon cepat berupa jawaban maupun stiker Siap Komandan. Selanjutnya Mahayastra lanjut menulis pesan "Kalau ada penerima PKH yang diundang ke Batubulan untuk menerima sembako hari ini mohon jangan dihadiri".
Pesan itupun mendapat respon cakupan tangan oleh 2 anggota grup.
Agus Mahayastra saat dikonfirmasi membenarkan percakapan grup WhatsApp itu telah bocor. "Sudah tiga hari beredar kok baru tanya," ujarnya.
Namun demikian, Ketua DPC PDI Perjuangan ini mengatakan pesan tersebut bukan perintah dirinya selaku atasan kepada bawahan. "Bukan arahan permintaan. Karena saya bukan atasannya lagi," tegasnya singkat.
Akan tetapi, Mahayastra tidak menjelaskan maksud pesan itu. Secara terpisah, salah satu perbekel yang menulis kata siap, sempat dikonfirmasi. Namun hingga kini, konfirmasi wartawan belum mendapatkan komentar.
Seperti diketahui, Presiden RI Jokowi berkunjung ke tiga lokasi sekaligus di Desa Batubulan Kecamatan Sukawati, Selasa (31/10/2023) lalu. Pertama ke SMKN 3 Sukawati, Pasar Bulan, dan Balai Desa Batubulan.
Saat Jokowi datang, bendera parpol dan baliho dicopot. Meski ada perintah boikot, namun antusias masyarakat tak terbendung.
Editor: Redaksi
Reporter: bbn/gnr
Berita Terpopuler
Luka Batin, Cinta, dan Kebuntuan Hidup
Dibaca: 581 Kali
Kronologi Pria Ditemukan Tewas Tergantung Pohon di Legian
Dibaca: 451 Kali
ABOUT BALI
Misteri Lontar Lombok yang Tersimpan di Museum Dukuh Penaban Karangasem
Nyenuk Ngingkup di Tampaksiring Kembali Digelar Setelah 48 Tahun
Guruh Sudah Meramal Overtourism Bali pada Lagu "Chopin Larung" 1975
Ban Truk Meledak, Sopir Tewas di Rest Area Pekutatan