Akun
guest@beritabali.com
Beritabali ID: —
Langganan
Beritabali Premium Aktif
Nikmati akses penuh ke semua artikel dengan Beritabali Premium
- Sabtu, 26 September 2026
Cok Ace Lapor ke Luhut Soal Stok Oksigen di Bali Menipis
BERITABALI.COM, DENPASAR.
Wakil Gubernur Bali Tjokorda Oka Artha Ardhana Sukawati Jumat (23/7) mengikuti Rapat Koordinasi yang digelar oleh Menteri Koordinator Bidang Maritim dan Investasi RI Luhut Binsar Pandjaitan terkait Kampanye 3M (Memakai Masker, Menjaga Jarak dan Mencuci Tangan) yang digelar secara daring.
Dalam rapat tersebut, Wagub Cok Ace melaporkan bahwa terkait kampanye 3M Pemerintah Provinsi dan Kabupaten/Kota sudah mengkampanyekan hal tersebut, disamping itu tindakan tegas juga diambil dari konsekuensi tidak menerapkan 3M, salah satu contoh ketegasan itu dilihat dari kerjasama Pemprov Bali dengan Kanwi Kemenkumham Bali dalam menindak para WNA yang tidak mengindahkan 3M, dimana telah dilaksanakan deportasi bagi WNA yang tidak menaati 3M.
Lebih lanjut, Wagub Cok Ace juga mengakui bahwa kasus covid-19 dibali masih cukup tinggi dimana selain dengan mengkampanyekan 3M dan juga telah mengikuti kebijakan PPKM darurat, ia berharap masyarakat akan semakin sadar dan peduli tentang penyebaran virus ini serta secara bersama-sama mengindahkan aturan yang dibuat oleh pemerintah.
Selain itu, dilaporkan juga bahwa sejalan dengan trend kasus yang meningkat, maka Pemprov Bali saat ini sedang memprioritaskan pelayanan fasilitas kesehatan baik dari segi obat-obatan, tenaga kesehatan maupun ketersediaan tempat tidur di Rumah Sakit sehingga pasien-pasien Covid-19 dapat tertangani dengan cepat.
Namun yang menjadi kendala saat ini adalah ketersediaan oksigen yang semakin menipis, untuk itu Wagub Cok Ace berharap pemerintah pusat dapat membantu Bali dalam pemenuhan ketersediaan oksigen.
Sementara itu, Menteri Koodinator Bidang Maritim dan Investasi RI Luhut Binsar Pandjaitan mengatakan bahwa dalam memaksimalkan kampanye 3M maka fungsi posko pada Desa/Kelurahan harus lebih digenjot lagi, menurutnya masih banyak masyarakat yang tidak paham atau bahkan abai dengan pentingnya 3M tersebut.
Selain itu, ia juga minta keterlibatan dari tokoh-tokoh agama dalam membantu pemerintah mensosialisasikan pentingnya 3M dalam mencegah virus covid-19.
“Semakin banyak yang bergerak maka masyarakat akan semakin paham,” ujarnya.
Selain pembahasan mengenai metode kampanye 3M, dalam rakor tersebut juga dibahas terkait skema penyaluran banyuan masker serta vitamin C,D, Zink dan Ivermectin untuk masyarakat.
Rakor tersebut juga diikuti oleh beberapa Menteri Terkait, Para Gubernur di Wilayah Jawa-Bali, kepala BNPB serta beberapa undangan terkait lainnya.
Reporter: bbn/rls
Berita Terpopuler
Sopir Truk di Muncan Karangasem Dibakar Hidup-hidup, Diduga Soal Setoran
Dibaca: 8431 Kali
Tiga WNA Australia Ditemukan Tewas di Kontrakan Legian
Dibaca: 5803 Kali
Habib Diciduk di Vila Dalung, 152 Gram Ganja Disita Polisi
Dibaca: 3629 Kali
Bentrok di Mess Buruh Tunas Jaya Sanur di Benoa, Satu Orang Tewas
Dibaca: 2454 Kali
ABOUT BALI
Ban Truk Meledak, Sopir Tewas di Rest Area Pekutatan
Menelusuri Jejak Arsitektur Taman Soekasada Ujung
Turis Australia Ditangkap Bawa 37 Paket Ganja di Denpasar
Kronologi Gudang Rongsokan di Jalan Nakula Denpasar Terbakar