Akun
guest@beritabali.com
Beritabali ID: —
Langganan
Beritabali Premium Aktif
Nikmati akses penuh ke semua artikel dengan Beritabali Premium
- Minggu, 14 Juni 2026
Cuaca Ekstrem, Empat Penerbangan di Bandara Ngurah Rai Terdampak
BERITABALI.COM, BADUNG.
Cuaca ekstrem yang melanda Pulau Bali kembali menyebabkan gangguan pada sejumlah penerbangan di Bandara Internasional I Gusti Ngurah Rai. Pada Selasa (11/2), setidaknya empat penerbangan mengalami penundaan dan pengalihan rute akibat kondisi cuaca yang buruk.
General Manager Bandara Internasional I Gusti Ngurah Rai, Ahmad Syaugi Shahab, mengungkapkan bahwa per pukul 14.00 WITA, empat penerbangan terdampak cuaca ekstrem.
“Satu penerbangan mengalami penundaan, dua penerbangan dialihkan ke bandara lain, dan satu penerbangan harus kembali terbang setelah hampir mendarat,” ujar Syaugi.
Penerbangan yang mengalami penundaan (delay) adalah Wings Air dengan rute Denpasar-Lombok. Sementara itu, Lion Air dari Semarang ke Denpasar dialihkan ke Surabaya. Penerbangan charter dari Bundi ke Denpasar juga terpaksa mendarat di Lombok.
Untuk penerbangan yang mengalami go-around, pesawat AirAsia dengan rute Jakarta-Denpasar harus kembali mengudara setelah hampir mendarat di Bandara Ngurah Rai.
Sebelumnya, pada Senin (10/2), cuaca ekstrem serupa juga mengganggu operasional bandara. Sebanyak 11 penerbangan mengalami gangguan, mulai dari penundaan, pembatalan, hingga gagal mendarat. Dari total tersebut, delapan penerbangan domestik tertunda, satu penerbangan domestik dibatalkan, dan dua penerbangan internasional terpaksa melakukan go-around.
Syaugi menegaskan bahwa pihak bandara telah berkoordinasi dengan semua maskapai dan pihak terkait untuk memastikan keselamatan penerbangan.
“Kami mengimbau penumpang untuk tiba lebih awal di bandara dan selalu memeriksa status penerbangan dengan maskapai masing-masing terkait kondisi cuaca yang tidak menentu di Bali,” tambahnya.
Saat ini, meskipun cuaca ekstrem masih berlanjut, operasional di Bandara I Gusti Ngurah Rai berangsur normal. Pihak bandara terus memantau perkembangan cuaca dan bekerja sama dengan pihak terkait untuk meminimalkan gangguan lebih lanjut. (sumber: cnnindonesia.com)
Editor: Redaksi
Reporter: bbn/net
Berita Terpopuler
ABOUT BALI
Video Langka Calonarang dan Janger Pegok 1937 Ditemukan di Jerman
Tradisi Wadak di Mengani Tetap Lestari, Desa Batasi Satu Godel Setahun
Wali Panguangan, Tradisi Sakral Syukuran Panen di Desa Mengani Bangli