Akun
guest@beritabali.com
Beritabali ID: —
Langganan
Beritabali Premium Aktif
Nikmati akses penuh ke semua artikel dengan Beritabali Premium
- Minggu, 25 Oktober 2026
Dari Nodai Kesucian Pura Hingga Merusak Moral
BERITABALI.COM, BULELENG.
Melalui surat pengaduan yang ditujukan kepada Kepala Desa Bubunan dan ditembuskan kepada Kapolda, Kapolres, Ketua DPRD Buleleng, Bupati Buleleng dan Muspika Seririt, warga Dusun Tegal menyatakan keberatan atas aktivitas Kafe Biyou yang memberikan dampak negatif terhadap warga disekitarnya.
"Bising, dan dapat merusak generasi muda di desa ini. Dan keberadaan kafe di dekat merajan (tempat ibadah, red.) itu juga dapat merusak kesucian pura dan melanggar konsep pembangunan Tri Hita Karana," ungkap Made Reken, warga setempat.Reken mengatakan, keberatan warga disekitar kafe biyou tersebut sudah disampaikan berulangkali kepada kelian dusun maupun aparat desa terkait.
Namun, keluhan warga tidak ditanggapi serius, sehingga menempuh langkah dengan mengadukan keluhan kepada Kades Bubunan yang ditembuskan kepada Bupati dan lainnya."Kita tempuh jalan ini agar keluhan kami didengar dan ditindaklanjuti oleh aparat terkait dan kami sudah tidak tahan dengan aktivitas kafe tersebut, yang sangat menggangu ketenangan dan anak-anak yang sedang belajar, " paparnya.
Reken mengatakan sejak keberadaan kafe tersebut, anak-anak muda menjadi malas belajar dan bekerja.
" Bahkan ada yang sampai menjual tanah, hanya untuk dapat menikmati minuman dan pelayanan waitres (pelayan wanita, red.) kafe.
Saya prihatin, kalau kafe tersebut tidak segera ditutup moralitas generasi muda akan rusak, " ungkapnya.
Reporter: bbn/ctg
Berita Terpopuler
Mess di Panjer Diserang 19 Orang, Empat Pemuda Luka
Dibaca: 5737 Kali
Perempuan 36 Tahun Akhiri Hidup di Kamar Kos Tulikup Gianyar
Dibaca: 4587 Kali
Rem Blong, Dua Pria Tewas Kecelakaan di Sukasada
Dibaca: 2547 Kali
Telkom Resmi Spin-Off Infrastruktur Fiber ke InfraNexia
Dibaca: 2194 Kali
Menkum Dorong WIPO Buat Standar Global Royalti, Karya AI Tak Dilindungi
Dibaca: 2185 Kali
ABOUT BALI
Misteri Lontar Lombok yang Tersimpan di Museum Dukuh Penaban Karangasem
Nyenuk Ngingkup di Tampaksiring Kembali Digelar Setelah 48 Tahun
Guruh Sudah Meramal Overtourism Bali pada Lagu "Chopin Larung" 1975
Ban Truk Meledak, Sopir Tewas di Rest Area Pekutatan