Akun
guest@beritabali.com
Beritabali ID: —
Langganan
Beritabali Premium Aktif
Nikmati akses penuh ke semua artikel dengan Beritabali Premium
- Rabu, 6 Mei 2026
Dari Nodai Kesucian Pura Hingga Merusak Moral
BERITABALI.COM, BULELENG.
Melalui surat pengaduan yang ditujukan kepada Kepala Desa Bubunan dan ditembuskan kepada Kapolda, Kapolres, Ketua DPRD Buleleng, Bupati Buleleng dan Muspika Seririt, warga Dusun Tegal menyatakan keberatan atas aktivitas Kafe Biyou yang memberikan dampak negatif terhadap warga disekitarnya.
"Bising, dan dapat merusak generasi muda di desa ini. Dan keberadaan kafe di dekat merajan (tempat ibadah, red.) itu juga dapat merusak kesucian pura dan melanggar konsep pembangunan Tri Hita Karana," ungkap Made Reken, warga setempat.Reken mengatakan, keberatan warga disekitar kafe biyou tersebut sudah disampaikan berulangkali kepada kelian dusun maupun aparat desa terkait.
Namun, keluhan warga tidak ditanggapi serius, sehingga menempuh langkah dengan mengadukan keluhan kepada Kades Bubunan yang ditembuskan kepada Bupati dan lainnya."Kita tempuh jalan ini agar keluhan kami didengar dan ditindaklanjuti oleh aparat terkait dan kami sudah tidak tahan dengan aktivitas kafe tersebut, yang sangat menggangu ketenangan dan anak-anak yang sedang belajar, " paparnya.
Reken mengatakan sejak keberadaan kafe tersebut, anak-anak muda menjadi malas belajar dan bekerja.
" Bahkan ada yang sampai menjual tanah, hanya untuk dapat menikmati minuman dan pelayanan waitres (pelayan wanita, red.) kafe.
Saya prihatin, kalau kafe tersebut tidak segera ditutup moralitas generasi muda akan rusak, " ungkapnya.
Reporter: bbn/ctg
Berita Terpopuler
Isu Duet dengan AWK di Pilgub 2030, Ini Respons De Gadjah
Dibaca: 535 Kali
Remaja di Karangasem Ditemukan Tewas Tergantung di Pohon Jati
Dibaca: 418 Kali
Pemerintah Dorong KEK Kura Kura Bali Jadi Pusat Keuangan Global
Dibaca: 414 Kali
Polisi Bongkar Praktik LC di Bawah Umur di Kafe Gianyar
Dibaca: 412 Kali
ABOUT BALI
Wali Panguangan, Tradisi Sakral Syukuran Panen di Desa Mengani Bangli
Perang Tipat Sayan, Tradisi Syukur Petani Jaga Kesuburan Sawah
Sakralnya Bale Gajah Pura Besakih, Tak Sembarangan Orang Bisa Naik