Akun
guest@beritabali.com
Beritabali ID: —
Langganan
Beritabali Premium Aktif
Nikmati akses penuh ke semua artikel dengan Beritabali Premium
- Senin, 27 Juli 2026
Desa Tenganan Tidak Nyepi
BERITABALI.COM, BANGLI.
Tidak semua desa di Bali merayakan hari raya Nyepi tahun baru Caka 1930. Salah satunya adalah Desa Tenganan Dauh Tukad yang terletak di kabupaten Karangasem Bali
Di hari raya Nyepi, seluruh warga desa ini tetap beraktivitas seperti hari biasa. Menurut warga, tradisi tidak merayakan Nyepi ini sudah diwariskan oleh leluhur mereka sejak ratusan tahun silam. “Memang sudah adapt istiadat kami pak, tidak merayakan Nyepi.
Meski demikian kita tetap menghormati Nyepi dengan tidak mengendarai motor,” kata salah seorang warga Nengah Sarini. Desa Tenganan Dauh Tukad merupakan salah satu desa Bali Aga atau bali asli berumur 800 tahun. Desa ini tidak mendapat pengaruh sosial budaya dari Kerajaan Majapahit.
“Sejak dulu, desa ini sudah mempunyai adat istiadat tersendiri, termasuk tidak merayakan hari raya Nyepi. Meski demikian kita tetap menghormati warga di luar desa kami yang merayakan Nyepi,” kata Bendesa Adat Tenganan Dauh Tukad, Putu Ardhana. Meski tidak merayakan hari Nyepi, seluruh warga desa ini tetap menghormati warga desa lain yang merayakan hari raya Nyepi. Seluruh aktivitas warga hanya dilakukan di dalam batas wilayah desa mereka.
Reporter: bbn/net
Berita Terpopuler
Pemuda di Kintamani Ditemukan Tewas Tergantung di Kebun
Dibaca: 3860 Kali
Guru SD di Singaraja Dilaporkan atas Dugaan Pencabulan Siswi
Dibaca: 1939 Kali
Polisi Tangkap Terduga Pelaku Pelecehan Siswi SD di Payangan
Dibaca: 1695 Kali
Klinik Polres Jembrana Raih FKTP Terbaik I di Bidokkes Award 2026
Dibaca: 1548 Kali
Penembakan di Klub Malam Canggu, Dua Orang Terluka, Pelaku Diburu
Dibaca: 1518 Kali
ABOUT BALI
Riset BRIN Ungkap Alasan Masyarakat Bali Mulai Memilih Krematorium untuk Ngaben
Tradisi Mepatung di Bangli, Penampahan Galungan yang Pererat Persaudaraan
Video Langka Calonarang dan Janger Pegok 1937 Ditemukan di Jerman
Tradisi Wadak di Mengani Tetap Lestari, Desa Batasi Satu Godel Setahun