Akun
guest@beritabali.com

Beritabali ID:


Langganan
logo
Beritabali Premium Aktif

Nikmati akses penuh ke semua artikel dengan Beritabali Premium




Dibully Temannya, Siswi SMP Petang Badung Nekat Coba Bundir

Selasa, 16 Desember 2025, 18:59 WITA Follow
Beritabali.com

beritabali/ist/Dibully Temannya, Siswi SMP Petang Badung Nekat Coba Bundir.

IKUTI BERITABALI.COM DI GOOGLE NEWS

BERITABALI.COM, BADUNG.

Pelajar SMP nekat mencoba bunuh diri (bundir). Sempat dilaporkan hilang sejak Senin, 15 Desember 2025, seorang siswi SMP inisial NKS (13) asal Desa Petang, Badung, berhasil ditemukan dalam keadaan lemas di bawah jembatan Tukad Ngongkong, Petang, Badung, pada Selasa 16 Desember 2025. 

Korban mengaku nekat bundir karena merasa dirundung (bully) rekan-rekan sekolahnya. Saat ini korban sudah berada di Puskesmas usai diselamatkan Tim SAR gabungan, BPBD dan Polsek Petang.

Menurut Kapolsek Petang, AKP Nyoman  Arnaya dari informasi yang diterima, pada Senin 15 Desember 2025 sekitar pukul 16.00 WITA korban belum pulang dari sekolah sehingga membuat orang tuanya panik. 

"Apalagi orangtuanya tidak bisa menghubungi korban karena tidak bawa HP. Sebab di sekolah tidak diizinkan bawa HP," beber Kapolsek, pada Selasa 16 Desember 2025.

Menyadari hal itu, orangtuanya mulai khawatir dan berusaha melakukan pencarian. Sekitar pukul 22.00 WITA ada informasi jika sepeda motor dibawa korban ditemukan di Jembatan Tukad Ngongkong.

Sementara dari keterangan rekan sekolahnya, NKS akhir-akhir ini terlihat murung, tidak seperti biasanya. Hal ini diduga lantaran ada rekan sekelasnya yang memviralkan dirinya sedang berpelukan bersama pacarnya. 

Video tersebut di-share saat hari raya Kuningan di story media sosial. Sehingga, video tersebut terus jadi bahan pembicaraan di sekolah.

"Korban juga sempat cerita jika putus dengan pacarnya. Selain itu ia bilang sakit kepala. Saat pulang sekolah korban melambaikan tangan seperti salam perpisahan," beber Kapolsek mengutip keterangan para saksi. 

Sementara pacar korban, inisial HE membenarkan hubungan mereka mulai renggang karena keterbatasan jarak. Pasalnya HE berasal dari Buleleng.

Kapolsek Arnaya mengatakan berdasarkan hasil penyelidikan, diduga kuat korban berencana hendak bundir. Namun motifnya belum diketahui, sebab korban belum bisa dimintai keterangan karena masih dirawat di Puskesmas. 

Catatan redaksi: 

Hidup memang terkadang membuat individu goyah hingga berpikir untuk jalan pintas mengakhiri hidup. Namun percayalah ada jalan keluar yang lebih baik dari kematian. 

Jika Anda atau seseorang yang Anda kenal sedang mengalami masa sulit dan berkecenderungan bunuh diri, silakan menghubungi P3B (Pusat Pelayanan Pencegahan Bunuh Diri) Keluarga Compassion Tel: 082335555644, XL: 081999162555, IND: 08587536536

Beritabali.com

Berlangganan BeritaBali
untuk membaca cerita lengkapnya

Lanjutkan

Editor: Redaksi

Reporter: bbn/spy



Simak berita terkini dan berita pilihan kami langsung di ponselmu. Ikuti saluran Beritabali.com di WhatsApp Channel untuk informasi terbaru seputar Bali.
Ikuti kami