Akun
guest@beritabali.com
Beritabali ID: —
Langganan
Beritabali Premium Aktif
Nikmati akses penuh ke semua artikel dengan Beritabali Premium
- Jumat, 1 Mei 2026
Diduga Serangan Jantung, Siswa Magang asal Jembrana Meninggal di Malaysia
BERITABALI.COM, JEMBRANA.
Seorang siswa magang asal Banjar Kaleran Kauh, Desa Yehembang, Kecamatan Mendoyo, Kabupaten Jembrana, dilaporkan meninggal dunia saat mengikuti program magang di sebuah hotel di Malaysia, Sabtu (24/1/2026). Keluarga korban menyebut almarhum tidak memiliki riwayat penyakit sebelumnya.
Korban diketahui bernama I Made Brata, pelajar dari The International School Gianyar. Almarhum ditemukan meninggal dunia di kamar tempat tinggalnya sekitar pukul 00.00 waktu setempat. Ia merupakan anak laki-laki satu-satunya dalam keluarga.
Kepala Bidang Tenaga Kerja Disnakerperin Jembrana, Putu Agus Arimbawa, membenarkan peristiwa tersebut. Ia menyampaikan kondisi keluarga korban masih sangat terpukul saat dirinya datang melayat ke rumah duka.
“Ya, almarhum sedang menjalani magang di Malaysia. Saat kami ke rumahnya, keluarga masih sangat shock karena almarhum merupakan satu-satunya anak laki-laki,” ujar Arimbawa, Minggu (25/1/2026).
Arimbawa menjelaskan, almarhum telah menjalani program magang selama empat bulan dari total kontrak enam bulan. Kejadian tersebut pertama kali diketahui oleh rekan sekamarnya yang berasal dari Lombok, saat kembali ke kamar usai bertugas.
“Ketika masuk kamar sekitar pukul 00.00, temannya melihat almarhum sudah dalam keadaan kaku dan tidak bernapas,” jelasnya.
Pihak sekolah kemudian menghubungi keluarga korban di Jembrana pada pagi hari sekitar pukul 07.00 WITA. Hingga kini, Disnakerperin Jembrana masih menelusuri data lengkap terkait program magang tersebut sembari menunggu keluarga menyelesaikan prosesi duka.
Berdasarkan informasi awal, almarhum diduga meninggal dunia akibat serangan jantung. Namun pihak keluarga menyebut selama ini almarhum tidak pernah memiliki riwayat penyakit tertentu.
Baca juga:
KBRI Amman Bekali PMI di Yordania Materi K3
“Dalam video call terakhir, almarhum tampak baik dan tidak menyampaikan keluhan kesehatan,” tambah Arimbawa.
Saat ini, Pemerintah Kabupaten Jembrana tengah berkoordinasi dengan pihak sekolah guna mempercepat proses pemulangan jenazah ke Bali.
“Kami terus menjalin komunikasi dengan pihak kampus agar almarhum bisa segera dipulangkan,” tutupnya.
Editor: Redaksi
Reporter: bbn/jbr
Berita Terpopuler
ABOUT BALI
Perang Tipat Sayan, Tradisi Syukur Petani Jaga Kesuburan Sawah
Sakralnya Bale Gajah Pura Besakih, Tak Sembarangan Orang Bisa Naik
Menyambut Energi Baru Imlek Lewat Ritual Rupang