Akun
guest@beritabali.com
Beritabali ID: —
Langganan
Beritabali Premium Aktif
Nikmati akses penuh ke semua artikel dengan Beritabali Premium
- Rabu, 4 November 2026
Diduga Terjangkit Corona, 1 ABK Diamond Princess Diisolasi
BERITABALI.COM, NASIONAL.
Achmad Yurianto, Juru bicara pemerintah untuk penanganan virus corona (COVID-19) mengatakan satu dari 69 warga negara Indonesia yang merupakan kru kapal Diamond Princess diduga terjangkit COVID-19 dan telah diisolasi di RS Persahabatan.
[pilihan-redaksi]
"Dari 69 WNI ini ada satu yang kita pisahkan, meskipun kondisi fisiknya baik tapi kita curigai kemungkinan suspect, dia tertular COVID-19 dan sekarang sudah kita isolasi di RS Persahabatan," ujar Yurianto dalam konferensi pers di Kantor Presiden, Istana Negara, Jakarta, Jumat (6/3/2020).
Yurianto mengatakan selain mengobservasi 69 WNI kru kapal Diamond Princess, di Pulau Sebaru, Kepulauan Seribu, DKI Jakarta, tim medis juga melayani pemeriksaan kesehatan terhadap 10 orang tim medis yang melakukan penjemputan para WNI di Jepang.
Berdasarkan pemeriksaan, 10 orang tim medis negatif corona, dan hasilnya bagus. Pemerintah berencana menambah 20 orang tim medis lagi, sehingga akan terdapat 30 orang tim media khusus menangani WNI asal kapal Diamond Princess.
Adapun selain terhadap 69 WNI asal kapal Diamond Princess, observasi di Pulau Sebaru juga dilakukan terhadap 188 WNI asal kapal World Dream.
Berdasarkan informasi terbaru, hingga observasi hari keenam, seluruh WNI asal kapal World Dream dalam kondisi sehat dan negatif corona.
Sumber: Liputan6.com
Reporter: bbn/net
Berita Terpopuler
Luka Batin, Cinta, dan Kebuntuan Hidup
Dibaca: 567 Kali
Kronologi Pria Ditemukan Tewas Tergantung Pohon di Legian
Dibaca: 441 Kali
BNNK Buleleng Temukan 14 Orang Positif Narkotika
Dibaca: 431 Kali
ABOUT BALI
Misteri Lontar Lombok yang Tersimpan di Museum Dukuh Penaban Karangasem
Nyenuk Ngingkup di Tampaksiring Kembali Digelar Setelah 48 Tahun
Guruh Sudah Meramal Overtourism Bali pada Lagu "Chopin Larung" 1975
Ban Truk Meledak, Sopir Tewas di Rest Area Pekutatan