Akun
guest@beritabali.com
Beritabali ID: —
Langganan
Beritabali Premium Aktif
Nikmati akses penuh ke semua artikel dengan Beritabali Premium
- Rabu, 4 November 2026
Diduga Terlilit Utang, Warga Desa Taro Gianyar Nekat Gantung Diri
BERITABALI.COM, GIANYAR.
Seorang pria, warga Desa Taro, Kecamatan Tegallalang, Gianyar, I Made H, 34, nekat akhiri hidupnya dengan cara gantung diri.
Jasadnya ditemukan di dapur rumah pada Kamis (7/1) sekitar pukul 05.30 WITA oleh kedua orang tuanya saat hendak masak. Korban diduga terlilit utang dan tidak mampu bayar. I Made H ditemukan dalam kondisi meninggal dunia dengan leher masih terjerat kain.
Kapolsek Tegallalang, AKP Ketut Sudita saat dikonfirmasi mengatakan, jasad korban pertama kali ditemukan oleh ayahnya I Ketut Darsana.
"Ayah korban saat masuk dapur, mau buat air hangat langsung kaget melihat posisi korban," jelasnya.
Hasil olah TKP, korban melakukan aksi nekat tersebut menggunakan kain batik warna cokelat yang diikat pada balok kayu atap dapur.
"Melihat kejadian tersebut, ayah korban pun berteriak histeris. Kemudian setelah berteriak, keluarga pun berdatangan. Setelah dicek untuk memastikan, korban sudah dalam keadaan meninggal dunia dan melaporkan kejadian tersebut ke Polsek Tegallalang," katanya.
Sekitar pukul 07.20 WITA personel Polsek Tegallalang tiba di lokasi dan segera melakukan olah tempat kejadian perkara.
"Hasil olah TKP tersebut adalah korban tergantung menggunakan sebuah selendang motif batik, tinggi korban 167 cm, terdapat bekas jeratan di bagian leher," ungkap Kapolsek.
Sedangkan hasil pemeriksaan oleh petugas puskesmas Tegallalang II dokter I Putu Parwata adalah tidak ditemukan luka kekerasan di tubuh korban, panjang mayat 167 cm, pupil tampak melebar, kemaluan mengeluarkan sperma, anus mengeluarkan kotoran, terdapat bekas jeratan selendang pada leher dengan simpul berada di leher bagian kanan.
Dari hasil penyelidikan tersebut dan pemeriksaan saksi-saksi, korban diduga nekat mengakhiri hidupnya adalah karena alasan piutang.
"Motif korban bunuh diri adalah karena berhutang, jadi korban ini belum mampu membayar hutangnya," ucapnya.
Keluarga korban menolak untuk dilakukan otopsi terhadap jenazah korban dan menganggap kejadian tersebut sebagai musibah.
Reporter: bbn/gnr
Berita Terpopuler
Luka Batin, Cinta, dan Kebuntuan Hidup
Dibaca: 581 Kali
Kronologi Pria Ditemukan Tewas Tergantung Pohon di Legian
Dibaca: 451 Kali
BNNK Buleleng Temukan 14 Orang Positif Narkotika
Dibaca: 443 Kali
ABOUT BALI
Misteri Lontar Lombok yang Tersimpan di Museum Dukuh Penaban Karangasem
Nyenuk Ngingkup di Tampaksiring Kembali Digelar Setelah 48 Tahun
Guruh Sudah Meramal Overtourism Bali pada Lagu "Chopin Larung" 1975
Ban Truk Meledak, Sopir Tewas di Rest Area Pekutatan